MJNews.id – Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) bersiap menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) predikat Nindya tahun ini. Pada tahun sebelumnya, daerah ini meraih predikat KLA Madya yang diserahkan oleh Deputi PHA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia pada Agustus 2022.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kembali melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid Evaluasi KLA 2023. Kegiatan ini dilakukan secara zoom meeting di ruang video Conference Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rabu (07/06/2023).
Penilaian KLA langsung dihadiri oleh Bupati Pesisir Selatan, Drs. Rusma Yul Anwar, M.Pd, Sekretaris Daerah, Mawardi Roska serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi Vertikal, Badan Usaha dan Media Massa.
Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar mengatakan pemerintah daerah terus berupaya melakukan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara berkelanjutan.
Menurut Bupati, meski pemerintah pusat memberikan penilaian dan muaranya berwujud penghargaan-penghargaan yang akan diraih, tapi pada utamanya bukan soal itu.
“Sebenarnya pemenuhan hak-hak anak ini telah kami lakukan di Pesisir Selatan. Dahulunya, pendahulu kami menginisiasi kegiatan ini bukan karna faktor adanya penghargaan yang ingin diraih. Tapi lebih melihat kegiatan ini didorong bagaimana anak-anak di Pesisir Selatan, menjalani kehidupan secara layak,” jelas Bupati kepada tim penilai saat memberikan paparan terkait upaya-upaya pemenuhan anak.
Pemerintah daerah berterimakasih karena adanya penguatan dari pemerintah untuk menjamin kepastian dari hak anak.
“Untuk itu, kami langsung menyikapi positif dari apa yang diinisiasi pemerintah pusat itu. Kami juga sudah memiliki perturan yang jelas. Pemenuhan hak anak itu bukan sebatas kata-kata dan wacana. Dan kami kami juga mempersiapkan segala upaya dan langkah,” katanya lagi.
Dalam penilaian KLA ini meliputi lima kluster. Kluster 1 adalah Hak Sipil dan Kebebasan. Kluster 2 merupakan Lingkungan Keluarga dan Pengasuhan Alternatif.
Sementara, kluster 3 menitikberatkan kepada Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan. Kluster 4 terkait Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang dan Kegiatan Budaya. Dan terakhir kluster 5 mengenai Perlindungan Khusus.
Lebih lanjut, penilaian KLA untuk Kabupaten Pesisir Selatan tersebut melingkupi beberapa aspek. Mulai dari sisi kelembagaan, dukungan anggaran, dunia usaha dan media.










