Salah satu pembahasan yang menjadi perhatian ialah penguatan kemampuan bahasa asing. Selain bahasa Inggris, Hendri mendorong siswa mulai mempelajari bahasa Jepang dan Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Menurutnya, penguasaan bahasa asing akan membuka peluang lebih besar bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di tingkat internasional.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar berlangsung lebih efektif.
Setelah menyelesaikan agenda di SMP Negeri 1, Wali Kota menuju Aula Hotel Pangeran untuk membuka Pelatihan Kepemimpinan Pelajar tingkat SMA, SMK, dan MA se-Kota Padang Panjang.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata itu bertujuan membentuk karakter, meningkatkan integritas, serta melahirkan calon pemimpin muda yang berkualitas.
Dalam sambutannya, Hendri Arnis menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan kemampuan memikul tanggung jawab, mengambil keputusan, dan memberikan teladan.
Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan komunikasi, memperkuat kerja sama tim, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan.
Menurut Hendri, seorang pemimpin harus mampu mendengarkan berbagai aspirasi, mempertimbangkan setiap masukan secara bijaksana, kemudian mengambil keputusan yang mengutamakan kepentingan masyarakat.
Rangkaian kegiatan pada hari itu ditutup dengan menghadiri penyaluran zakat Program Padang Panjang Cerdas di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Kota Padang Panjang menyalurkan bantuan pendidikan kepada 234 mustahik dengan total nilai Rp358.260.000. Bantuan diberikan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK/MAN, hingga mahasiswa perguruan tinggi.
Hendri Arnis mengapresiasi peran Baznas, para ASN Pemko Padang Panjang, serta seluruh muzaki yang secara konsisten menyalurkan zakat untuk mendukung keberlangsungan pendidikan masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang menunjukkan komitmen membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing melalui sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat.
(Adv)








