![]() |
| Baznas Padang Panjang Berikan Beasiswa Kuliah ke Timur Tengah. |
PADANG PANJANG, MJNews.ID – Pascadilantik walikota pada 6 Januari 2020 lalu, berbagai program sosial kemasyarakatan sudah digelontorkan Baznas Kota Padang Panjang. Sejumlah program kerja baru pun dimunculkan, salah satunya memberikan bantuan bagi anak-anak yang hendak kuliah ke Timur Tengah. Nama program tersebut, beasiswa Kader Ulama.
Hal tersebut dikatakan Ketua Baznas, Syamsuarni dalam hantaran singkat saat menyerahkan bantuan beasiswa untuk enam anak Padang Panjang yang bakal berangkat ke Timur, ruang VIP lantai dua Balaikota, Silaing Bawah, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Senin 27 September 2021 sore.
Menurut Syamsuarni, program ini diperuntukkan bagi siapa saja yang hendak kuliah ke Timur Tengah, terutama Universitas Al-Azhar, Kairo. Untuk tahap awal, bantuan yang akan diberikan berupa biaya tiket pesawat, pengurusan visa dan passport, biaya hidup untuk tahun pertama dan biaya lainnya.
Bantuan tersebut tidak hanya diberikan bagi anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga anak dari keluarga tergolong mampu. Hanya saja, jumlah bantuannya dibedakan antara anak dari keluarga kurang mampu dengan anak dari keluarga mampu.
“Kita tidak memasukkan mereka dalam bab fakir miskin, melainkan bab fisabilillah. Mereka hendak menuntut ilmu agama, mereka calon ulama, jadi mereka layak dimasukkan dalam kategori fisabilillah,” katanya.
“Berapa jumlah bantuannya, kita lihat kondisi keuangan Baznas. Setidaknya kita bantu biaya keberangkatan dan biaya tinggal tahun pertama, karena selama ini itulah kesulitan anak yang hendak ke Timur Tengah. Kalau sampai di sana, biasanya sudah ada beasiswa.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan ke depan akan muncul banyak ulama-ulama muda dari Padang Panjang. Mereka, akan menjadi generasi penerus ulama saat ini.
“Kita harus siapkan kader ulama, salah satunya dengan cara mendorong anak-anak muda kuliah ke Timur Tengah,” tandasnya.
Lebih jauh, Syamsuarni mengatakan,program baru lainnya adalah memberikan reward bagi anak-anak Padang Panjang yang hafal Alquran. Reward diberikan mulai untuk hafalan 2 juz, 5 juz, 10 juz hingga 30 juz.
“Sebelum memberikan reward, kita akan lakukan ujian hafalan dulu. Kegiatan ini kita adakan sekali setahun. Jumlah rewardnya bervariasi, tergantung hafalannya,” kata Syamsuarni.
Beasiswa Kader Ulama dan Reward Hafizh itu merupakan bagian dari Program Padang Panjang Cerdas. Program besar lainnya sama seperti periode sebelumnya, yakni Padang Panjang Makmur, Padang Panjang Sehat dan Padang Panjang Peduli.
“Induk programnya masih sama, namun kita melakukan sejumlah pengembangan dan penyempurnaan program. Untuk Padang Panjang Makmur misalnya, kita akan maksimalkan pendaya gunaan dana zakat yang kita berikan. Kita ingin mustahiq yang dibantu benar-benar berkembang usaha yang dijalaninya.
Sementara Walikota Fadly Amran mengatakan, selaku kepala daerah kita sangat mengapresiasi program digelontorkan BAZ NAS kota Padang Panjang. Pemberian, beasiswa untuk anak Padang Panjang yang berkeinginan melajutkan sekolahnya ke Timur Tengah, kita mendorong sekali ide bernas yang dicetuskan untuk kemajuan agama dimasa depan.
Kesempatan langka ini, mamfaatkan sebaik mungkin dalam mengejar cita cita. Sulit memang, jauh dari orang tua dan keluarga. Bila niat sudah bulat tidak ada yang sulit. Yang penting kemauan. Saya yakin, anak sanggup untuk menuntaskan tanggung jawab ini dengan baik.
Sebagai kepala daerah, kita ingatkan jaga nama baik daerah dan perlihatkan kemampuan yang miliki. Sama-sama, kita ketahui, Padang Panjang adalah gudangnya para ulama. Di tangan adik adik semua, gezah kota ini ditumpangkan. Jaga kepercayaan diberikan daerah.
“Setamat sekolah nanti, dapat mengembangkan ilmu yang didapat selama kuliah di timur tengah,” ujar Fadly Amran.
(mutia)






