BeritaPadang Pariaman

Roni Eka Syahputra Lantik Pengurus IDI Cabang Padang Pariaman Periode 2026–2029

29
×

Roni Eka Syahputra Lantik Pengurus IDI Cabang Padang Pariaman Periode 2026–2029

Sebarkan artikel ini
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis hadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Padang Pariaman Periode 2026–2029
Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis hadiri pelantikan Pengurus IDI Cabang Padang Pariaman Periode 2026–2029. (f/pemkab)

Mjnews.id – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Padang Pariaman periode 2026–2029 resmi dilantik di Hotel Pangeran Beach, Padang, Minggu (4/10/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum baru bagi organisasi profesi dokter di Kabupaten Padang Pariaman untuk semakin memperkuat profesionalisme, pengabdian, dan kontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Pelantikan pengurus IDI Cabang Padang Pariaman dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, Dr. dr. Roni Eka Syahputra, dan dihadiri Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Ketua GOW Padang Pariaman, Sekretaris Daerah, jajaran Kepala Perangkat Daerah terkait, Ketua IDI Wilayah Sumatera Barat, jajaran pengurus IDI Cabang Padang Pariaman, serta para pengurus yang baru dilatik.

Bupati John Kenedy Azis dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi menjadi awal dari semangat, komitmen, dan harapan baru dalam memperkuat pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IDI Cabang Padang Pariaman yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan ketulusan,” ujar Bupati JKA.

Menurutnya, jabatan dalam organisasi bukan sekadar posisi, melainkan amanah dan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi, profesi, dan terutama masyarakat.

Bupati menegaskan, profesi dokter memiliki posisi yang sangat strategis karena di balik setiap pelayanan kesehatan terdapat harapan masyarakat dan di balik setiap tindakan seorang dokter terdapat kehidupan yang dipercayakan.

“Profesi dokter bukan hanya berbicara tentang ilmu pengetahuan dan keterampilan medis, tetapi juga tentang ketulusan, kemanusiaan, empati, dan pengabdian,” tegasnya.

Ia mengatakan, dokter tidak hanya hadir ketika masyarakat sedang sakit, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk hidup sehat, melakukan pencegahan penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Dalam menghadapi tantangan kesehatan yang semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan, pemerataan akses kesehatan, kesehatan ibu dan anak, penanganan penyakit tidak menular, hingga penguatan upaya promotif dan preventif, Bupati menilai diperlukan kolaborasi seluruh pihak.

“Pemerintah Daerah tidak mungkin berjalan sendiri. Kami membutuhkan IDI sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah untuk bersama-sama merumuskan langkah, memberikan masukan dan pemikiran profesional, serta menghadirkan berbagai inovasi dalam pembangunan kesehatan,” katanya.

Bupati mengajak seluruh elemen untuk membangun kolaborasi yang semakin kuat. Pemerintah hadir melalui kebijakan dan program, para dokter melalui ilmu, kompetensi dan pengabdian, tenaga kesehatan dengan dedikasi, serta masyarakat melalui partisipasi aktif.

“Ketika seluruh elemen ini bergerak bersama, insyaallah pelayanan kesehatan akan semakin berkualitas, akses kesehatan semakin merata, dan derajat kesehatan masyarakat Padang Pariaman akan semakin baik,” lanjutnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT