Padang PariamanParlemen

DPRD Adakan Sidang Paripurna LKPj Bupati Padang Pariaman 2021

207
×

DPRD Adakan Sidang Paripurna LKPj Bupati Padang Pariaman 2021

Sebarkan artikel ini
pari%20baru
Wakil Bupati Rahmang berikan salinan LKPJ 2021 kepada Ketua DPRD Padang Pariaman. (f/ikp)


Padang Pariaman, Mjnews.id – Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Arwinsyah pimpin sidang paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Padang Pariaman tahun anggaran 2021, oleh Wakil Bupati Rahmang di ruang sidang DPRD setempat.
Paripurna DPRD itu, Ketua DPRD didampingi Wakil Ketua Aprinaldi, Sekda Rudi R. Rilis, Forkopimda, Sekretaris DPRD Armeyn Rangkuti, dan kepala OPD, camat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman, Selasa 5 April 2022.
Wabup Rahmang menyampaikan, tercapainya skala prioritas tahun 2021 sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati, yaitu Padang Pariaman berjaya dan religius, terwujudnya semua itu adalah berkat dorongan dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Berbagai kebijakan telah dilaksanakan oleh Pemkab dengan maksimal, sehingga apa yang telah disepakati oleh eksekutif dengan legislatif tercapai dengan baik,” tutur Rahmang.
Dan, penyampaian LKPJ bupati tahun 2021 sangat penting sekali, guna mengetahui keberhasilan yang telah dicapai Pemkab Padang Pariaman, dan secepatnya untuk dipublikasikan ke masyarakat.
Terkait dengan anggaran pendapatan daerah tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 1.409.406.176.435.00 dengan realisasi Rp. 1.363.454.281.993.95 maka capaian berkisar 96,74 persen terkait dengan hal ini, berarti target capaian pendapatan asli daerah (PAD) yaitu sebesar Rp. 120,6 miliar dengan realisasi Rp. 116,9 miliar dengan capaian sebesar 95,18 persen.
Sedangkan pendapatan penerimaan transfer sebesar Rp. 1.211.659.759.946.00 dengan realisasi Rp. 1.179.715.146.177.00 maka capaian 97,36 persen. Kemudian, target pendapatan lain sebesar Rp709 miliar.
Dijelaskan, untuk belanja daerah kabupaten Padang pariaman tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 1.409.808.204.605.00 dengan capaian realisasi Rp. 1.326.677.897.165.67 atau sebesar 94,10 persen, sedangkan alokasi belanja operasi sebesar Rp. 1056.413.874.156.00 dengan realisasi Rp. 1,010.763.428.005.67 atau sebesar 95,68 persen.
“Dan untuk belanja modal dialokasikan sebesar Rp. 172,2 miliar dengan realisasi Rp137,2 miliar atau sebesar 79,63 persen dan tidak disangka dialokasikan Rp. 1,5 miliar direalisasikan sebesar Rp. 618 juta atau sebesar 41,25 persen,” paparnya.
Kemudian alokasi belanja transfer ditetapkan sebanyak Rp. 179,6 miliar dengan capaian realisasi sebesar Rp. 178,1 miliar.
(sul)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *