Pesisir SelatanBawasluSumatera Barat

Bawaslu Pessel Dorong Masyarakat Turut Awasi Pergerakan DPT Pemilu 2024

158
×

Bawaslu Pessel Dorong Masyarakat Turut Awasi Pergerakan DPT Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Img 20230713 161857 Resize 10

MJNews.id – Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat (Sumbar) mendorong seluruh stakeholder ikut berpartisipasi mengawasi pergerakan Daftar Pemilih Tetap (DPT), hingga hari pemilihan pada 14 Februari 2024.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Penindakan Bawaslu, Nurmaidi mengungkapkan, tahapan daftar pemilih tetap (DPT) merupakan tahapan yang paling panjang dalam pelaksanaan Pemilu. 

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Ia mengatakan, meski daftar pemilih tetap (DPT) sudah dipleno KPU Kabupaten pada 21 Juni 2023. Namun, sejumlah perubahan data bisa saja berubah karena kondisi. 

Untuk memastikan keakuratan dan kevalidan data tersebut butuh dukungan seluruh stakeholder, dan tidak hanya penyelenggara saja. 

“Ya, tentu dengan dukungan kita bersama. Supaya data (DPT) ini bisa akurat dan valid untuk dipertanggungjawabkan,” ungkap Nurmaidi dalam Koordinasi Pengawasan DPT yang digelar di Kantor Bawaslu Pessel, Kamis (13/07/2023)

Dalam melakukan pengawasan data pemilih, menurut Nurmaidi, pihak terus memaksimalkan beberapa metode guna memastikan keakuratan data pemilih yang dihimpun KPU melalui jajarannya. 

Ia mengatakan, beberapa metode tersebut, mulai dari audit sampling ke lapangan dan pengawasan melekat. Dari beberapa mencoba pengawasan itu, semua bisa berjalan sesuai ketentuan.

Dalam Koordinasi Pengawasan ini, hadir Anggota Bawaslu Sumbar, Nurhaida Yetty, Kepala Dinas Dukcapil Pessel, Evafauza Yuliasman, Koordinator Divisi Data dan Informasi (Datin) KPU Pessel, Dede Desmana, perwakilan Polres dan Kodim 0311 Pessel serta anggota Panwascam jajaran Bawaslu Pessel. 

Nurmaidi menegaskan, meski saat ini DPT telah ditetapkan. Namun, pergerakan data tersebut akan terjadi hingga masa hari pemilihan. Diantaranya, penambahan pemilih maupun pengurangan data akibat meninggal, pindah pemilih, lulus TNI-Polri dan lainnya. 

“Dengan adanya pergerakan data ini, tentu kita harus bisa bersama-sama mewaspadai untuk memaksimalkan data DPT yang ada di Pesisir Selatan,” jelasnya. 

Sementara itu, Koordinator Divisi Datin KPU Pessel, Dede Desmana mengatakan, DPT Pemilu 2024 sudah ditetapkan per tanggal 21 Juni 2023, lalu. 

Menurutnya, meski sudah ditetapkan pergerakan data DPT akan berlangsung sampai hari pemilihan, dan pihak akan terus melakukan koordinasi dengan pihak dalam memaksimalkan data pemilih. 

“Pemilih pemula yang belum memiliki KTP, kita dorong untuk segera melakukan perekaman, dan untuk surat pindah memilih bisa diurus langsung ke KPU atau ke jajaran bawah,” terangnya.

Sementara itu, Kasek Bawaslu Pessel, Rinaldi menyampaikan, tujuan diadakan rapat koordinasi pengawasan DPT tersebut, guna menghimpun masukan dari stakeholder.

“Dengan koordinasi ini, kita berharap, dapat meningkatkan pengawasan pemilu dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawas pemilu ini,” tutupnya.

(canang)

Kami Hadir di Google News