BeritaSumatera Barat

Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang di Junjung Sirih, Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Kebutuhan Dasar

250
×

Tinjau Lokasi Bencana Banjir Bandang di Junjung Sirih, Gubernur Sumbar Serahkan Bantuan Kebutuhan Dasar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Wabup Solok, Candra meninjau lokasi bencana banjir bandang di Junjung Sirih
Gubernur Sumbar, Mahyeldi didampingi Wabup Solok, Candra meninjau lokasi banjir bandang di Kecamatan Junjung Sirih. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meninjau sejumlah titik terdampak bencana banjir bandang di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Selasa (2/12/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur berinteraksi langsung dengan masyarakat serta menyerahkan bantuan kebutuhan dasar senilai total Rp68 juta untuk warga terdampak di dua lokasi di Nagari Muaro Pingai.

ADVERTISEMENT

Dalam dialog bersama warga, permintaan utama masyarakat adalah normalisasi sungai dan dukungan alat berat untuk membersihkan pemukiman dari material banjir seperti kayu besar dan lumpur tebal akibat banjir bandang.

Berdasarkan pantauan lapangan, bencana banjir bandang mengakibatkan puluhan rumah dan ratusan lahan pertanian masyarakat rusak parah.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Tinjau Penanganan Pascabencana di Kabupaten Solok

Gubernur Mahyeldi menjelaskan, aspirasi masyarakat sudah ditindaklanjuti pemerintah sejak awal kejadian melalui dukungan berbagai pihak terkait. Alat berat juga telah diturunkan ke lokasi bencana dan terus bekerja melakukan pembersihan material, meski belum sepenuhnya tuntas karena area terdampak sangat luas.

“Kita sudah mendengar langsung aspirasi warga. Mereka membutuhkan percepatan pemulihan, dan itu sudah kita respon. Alat berat sudah kita kerahkan dan saat ini masih bekerja di lapangan,” ujar Mahyeldi di hadapan masyarakat saat melakukan peninjauan.

Pemprov Sumbar Komit dalam Penanganan Bencana

Gubernur menegaskan komitmen Pemprov Sumbar untuk selalu hadir, baik dalam penanganan darurat maupun pemulihan pascabencana dan memastikan bantuan logistik dan dukungan teknis terus diperkuat agar masyarakat dapat segera bangkit.

“Bantuan untuk warga sudah kita serahkan, totalnya Rp68 juta untuk dua titik. Insya Allah pemerintah akan terus mendampingi masyarakat hingga kondisi kembali pulih,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok, Candra melaporkan bahwa bencana di Kabupaten Solok berdampak pada 14.966 jiwa, dengan total 211 rumah rusak berat, 243 rusak sedang, dan 195 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada 643 hektare sawah di berbagai wilayah.

Khusus di Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, terdapat 521 kepala keluarga terdampak, dengan 50 rumah rusak berat, satu jembatan putus, dan dua jembatan lainnya mengalami kerusakan serius.

“Kami berharap dukungan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk percepatan pembangunan kembali akses jalan dan jembatan, karena ini kebutuhan vital masyarakat,” kata Candra.

(adpsb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT