BeritaKota PadangPendidikan

Respons Cepat Mahasiswa KKN Unand Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Batu Busuk dan Gunung Nago Kota Padang

419
×

Respons Cepat Mahasiswa KKN Unand Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Batu Busuk dan Gunung Nago Kota Padang

Sebarkan artikel ini
Tim KKN Kebencanaan Cupak Tangah 6 Unand salurkan bantuan bagi korban banjir dan galodo
Tim KKN Kebencanaan Cupak Tangah 6 Unand salurkan bantuan bagi korban banjir dan galodo. (f/ist)

Bencana banjir dan galodo yang melanda wilayah Batu Busuk dan kawasan irigasi Gunung Nago, Kota Padang, pada 28 November 2025 mengganggu aktivitas serta pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat. Kerusakan infrastruktur, terbatasnya akses jalan, serta terganggunya sistem irigasi mendorong perlunya aksi cepat dan kolaboratif dari berbagai pihak.

Oleh: Sisilia Amanda Dwi Putri

Mjnews.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas turut ambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak melalui kegiatan penyaluran bantuan, dilaksanakan pada 10-11 Januari 2026 di wilayah Batu Busuk dan Gunung Nago dengan melibatkan perangkat kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas daerah. Selain mahasiswa KKN Universitas Andalas, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa KKN Universitas Bengkulu serta komunitas klub mobil EastCrew Pekanbaru.

Kolaborasi ini memperkuat kapasitas penyaluran bantuan sekaligus menunjukkan semangat solidaritas antar mahasiswa dan komunitas dalam merespons bencana.

Sebelum penyaluran dilakukan, mahasiswa KKN terlebih dahulu melaksanakan survei dan pendataan kebutuhan masyarakat terdampak. Berdasarkan hasil pendataan tersebut, bantuan yang dibutuhkan masyarakat meliputi peralatan rumah tangga serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak terdampak bencana. Data ini menjadi dasar dalam menentukan jenis bantuan agar tepat sasaran.

Koordinator Humas Kelompok KKN Cupak Tangah 6, Finka Aura, menyampaikan bahwa survei kebutuhan menjadi tahapan penting dalam memastikan efektivitas penyaluran bantuan.

“Survei kebutuhan dilakukan sebelum penyaluran bantuan. Dari hasil pendataan, masyarakat paling membutuhkan peralatan rumah tangga serta perlengkapan sekolah. Oleh karena itu, bantuan yang disalurkan disesuaikan dengan kebutuhan tersebut,” ujar Finka Aura saat diwawancarai.

Kolaborasi Penyaluran Bantuan bagi Korban Banjir

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Andalas, mahasiswa KKN Universitas Bengkulu, dan komunitas EastCrew Pekanbaru berperan besar dalam kelancaran kegiatan.

“Kolaborasi lintas kampus dan komunitas ini sangat membantu, baik dari sisi pengumpulan bantuan maupun proses distribusi di lapangan,” ucapnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT