Mjnews.id – Dinas Sosial Kota Bukittinggi salurkan bantuan dari Kementerian Sosial Sentra Terpadu Pengudi Luhur (STPL) Bekasi kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di kantor Dinas Sosial, Senin, 22 Juni 2026.
Kepala Dinas Sosial, Roza Wahyuni, menyampaikan, bantuan ini merupakan tahap pertama dari STPL Bekasi yang diserahkan sebanyak 82 penerima PPKS. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan dasar keluarga berupa sarana kamar (kasur, bantal dan sprei) sebanyak 61 paket, paket kebersihan diri 80 paket, sarana dapur berupa kompor, tabung gas dan regulator sebanyak 28 paket, paket nutrisi 18 paket serta peralatan sekolah sebanyak 8 paket. Selain itu juga diberikan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa satu paket kewirausahaan.
“Untuk penyandang disabilitas, STPL Bekasi menyalurkan berbagai alat bantu, di antaranya kursi roda standar 6 unit, kursi roda anak 1 unit, tongkat kaki satu 3 unit, tongkat kaki empat 1 unit, tongkat netra standar 4 unit, kaki palsu 2 unit, tangan palsu 1 unit, alat bantu dengar berat 3 unit, alat bantu dengar standar 1 unit, kacamata 1 unit dan walker 1 unit,” jelas Roza Wahyuni.
Selain penyaluran bantuan sosial, STPL Bekasi juga berpartisipasi dalam rangkaian peringatan 100 Tahun Jam Gadang melalui pelaksanaan sunat massal bagi 100 anak dari keluarga desil 1 sampai 5 se-Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan pada 21 Juni 2026 di RSUD Kota Bukittinggi dan RST TK IV Kota Bukittinggi.
Perwakilan STPL Bekasi Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dedek Roslina, menyampaikan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kerja sama Dinas Sosial Bukittinggi dengan STPL.
“Melalui kerja sama dan penyerahan bantuan tahap pertama ini kita berkomitmen untuk perkuat data, sinergi, dan pendampingan. Bantuan yang diserahkan kepada PPKS berbeda sesuai dengan kebutuhannya, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran,” jelasnya
Apresiasi bantuan penanganan kesejahteraan sosial
Wali Kota Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian Sentra Terpadu Pengudi Luhur Kementerian Sosial yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat Kota Bukittinggi. Bantuan ini merupakan bentuk sinergi antara STPL dan pemerintah daerah dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial khususnya di Kota Bukittinggi.
“Bantuan ini adalah bentuk kehadiran pemerintah, bukan belas kasihan. Pemko Bukittinggi juga akan terus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga sosial seperti STPL untuk program-program berikutnya. Kami juga berharap agar bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukan, khususnya paket kewirausahaan agar menjadi modal kebangkitan ekonomi keluarga, jelas Wako Ramlan.
(Aii)












