pemkab muba
BeritaInfrastrukturKabupaten Dharmasraya

Saat APBD Terbatas, 6 Perusahaan Gelontorkan CSR Rp 6,6 Miliar untuk Pembangunan Jalan Dharmasraya

45
×

Saat APBD Terbatas, 6 Perusahaan Gelontorkan CSR Rp 6,6 Miliar untuk Pembangunan Jalan Dharmasraya

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 6 Perusahaan Gelontorkan CSR Rp 6,6 Miliar kepada Pemkab Dharmasraya
Sebanyak 6 Perusahaan Gelontorkan CSR Rp 6,6 Miliar kepada Pemkab Dharmasraya. (f/pemkab)

Mjnews.id – Di tengah ruang fiskal daerah yang semakin sempit, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memilih untuk tidak berhenti melangkah. Ketika anggaran belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan pembangunan, pintu kolaborasi dengan dunia usaha dibuka lebih lebar. Hasilnya, enam perusahaan sepakat menggelontorkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp6,6 miliar untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama antara Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, dan enam perusahaan di Pulau Punjung, Senin (13/7/2026). Bukan sekadar seremoni, kerja sama tersebut menjadi sinyal bahwa pembangunan tidak lagi hanya bergantung pada kekuatan APBD, melainkan juga lahir dari semangat gotong royong antara pemerintah dan dunia usaha.

ADVERTISEMENT

Dana miliaran rupiah itu akan diwujudkan dalam lima proyek strategis. Mulai dari peningkatan Jalan Piruko Barat, Padang Tarok, Jalan Bukik Bajang, Padang Tarok, pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya, rehabilitasi jalan menuju Sport Center Dharmasraya dan SMK Negeri 1 Koto Baru, hingga perbaikan ruas Simpang Lintas Sungai Dareh, Sungai Kilangan sepanjang 1,7 kilometer.

Bagi masyarakat, jalan bukan sekadar hamparan aspal. Jalan adalah urat nadi kehidupan. Dari sanalah hasil kebun diangkut menuju pasar, anak-anak berangkat ke sekolah, pelayanan kesehatan dijangkau, hingga roda perekonomian terus berputar. Karena itu, setiap ruas yang diperbaiki membawa harapan baru bagi aktivitas warga.

Tiga perusahaan, yakni PT Hamparan Kemilau Indah, PT Dharmasraya Sawit Lestari, dan PT Dharmasraya Lestarindo, mengambil bagian dalam peningkatan akses Jalan Piruko Barat, Padang Tarok dan Bukik Bajang. Sementara PT Sumbar Andalas Kencana mendukung pembangunan Jalan Lingkar Sopan Jaya yang diharapkan membuka akses ekonomi baru di kawasan tersebut.

Di sisi lain, PT Andalas Wahana Berjaya berkontribusi memperbaiki jalan menuju Sport Center Dharmasraya dan SMK Negeri 1 Koto Baru. Adapun PT Kali Dareh akan menangani rehabilitasi ruas Simpang Lintas Sungai Dareh, Sungai Kilangan yang selama ini menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat.

Bupati Annisa Suci Ramadhani menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Namun, dengan kondisi keuangan daerah yang memiliki keterbatasan, diperlukan inovasi dalam menghadirkan solusi pembangunan.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program CSR merupakan bentuk tanggung jawab sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh perusahaan yang telah menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan Dharmasraya.

Kolaborasi seperti ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, program CSR juga telah berhasil membangun dan memperbaiki jalan di Nagari Taratak Tinggi, Koto Gadang, Sinamar, Wonotiung, dan Bukit Hujan. Pengalaman itu menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah dan perusahaan mampu menghasilkan pembangunan yang nyata.

Di tengah tantangan fiskal yang dihadapi banyak daerah, Dharmasraya mencoba menawarkan pendekatan berbeda. Pembangunan tidak semata-mata menunggu anggaran tersedia, tetapi juga menggerakkan seluruh potensi yang ada. Ketika pemerintah dan dunia usaha berjalan beriringan, pembangunan menjadi lebih cepat, manfaatnya lebih luas, dan harapan masyarakat untuk menikmati infrastruktur yang layak semakin dekat menjadi kenyataan.

(sutan)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT