BeritaSumatera Barat

Dikunjungi Aliansi BEM SB, Mahyeldi Paparkan Hasil Kinerja serta Fokus Pembangunan Sumbar

273
×

Dikunjungi Aliansi BEM SB, Mahyeldi Paparkan Hasil Kinerja serta Fokus Pembangunan Sumbar

Sebarkan artikel ini
Audiensi Aliansi BEM SB dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi
Audiensi Aliansi BEM SB dengan Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (f/pemprov)

Mjnews.id – Gubernur Mahyeldi Ansharullah apresiasi kepedulian Aliansi BEM SB (Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat) terhadap perkembangan pembangunan di Sumbar.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat menerima kunjungan audiensi Aliansi BEM di Ruang Rapat Istana Gubernur Sumbar, Jumat 1 Maret 2024.

Selain itu, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa setiap masukan dari mahasiswa akan senantiasa menjadi bahan evaluasi dalam upaya mewujudkan Sumbar yang Unggul, Madani, dan Berkelanjutan.

Mahyeldi dan mahasiswa fokus memperbincangkan kinerja, capaian, serta rencana percepatan pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemprov Sumbar ke depan.

“Alhamdulillah, kami secara pribadi beserta seluruh jajaran Pemerintahan Daerah (Pemda) di Sumbar mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perhatian serta kepedulian mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM SB, yang turut serta menyigi, mengawasi, dan mendukung percepatan kemajuan pembangunan di Sumbar,” ucap Gubernur mengawali paparannya.

Tentu saja, sambung Gubernur, segala masukan yang disampaikan oleh rekan-rekan mahasiswa, akan menjadi catatan penting bagi Pemprov Sumbar, dalam rangka mengevaluasi kinerja selama tiga tahun terakhir.

Selain itu juga mempersiapkan rencana strategis percepatan pembangunan Sumbar untuk masa yang akan datang, agar visi mewujudkan Sumatera Barat yang Unggul, Madani, dan Berkelanjutan, dapat terealisasi secara optimal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menampung berbagai pertanyaan dari perwakilan Aliansi BEM, seperti pemaksimalan kawasan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat penerapan falsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK), pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan, kelangkaan pupuk, tingkat inflasi, tingkat kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya.

“Masjid Raya Sumbar adalah kebanggaan kita bersama, dan menjadi salah satu ikon Ranah Minang. Terlebih dalam kompleks Masjid raya juga ada Gedung LKAAM, Gedung Bundo Kanduang, hingga Perpustakaan. Ke depan, juga akan kita bangun Gedung MUI, pusat pendidikan, dan lain sebagainya. Sehingga, selain pusat keagamaan, kawasan ini juga kita jadikan pusat kebudayaan dan pendidikan Islam,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, sambung Gubernur, Pemprov Sumbar telah melakukan kajian bersama perwakilan Kerajaan Arab Saudi, untuk membentuk kerja sama Sister Province.

Ia berharap, langkah ini akan dapat mempercepat realisasi kawasan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat penerapan ABS-SBK, yang juga tindak lanjut dari pelaksanaan amanat dalam Undang-Undang Nomor 17 tentang Sumatera Barat.

Kami Hadir di Google News

ADVERTISEMENT

banner 120x600