BeritaKabupaten Dharmasraya

Kecelakaan Kerja, Pemuda Koto Baru Dharmasraya Tewas Tergilas Bajak Tanah

1294
×

Kecelakaan Kerja, Pemuda Koto Baru Dharmasraya Tewas Tergilas Bajak Tanah

Sebarkan artikel ini
Polsek Koto Baru melakukan olah TKP
Polsek Koto Baru melakukan olah TKP. (f/humas)

Mjnews.id – Seorang pekerja perkebunan tewas tergilas bajak tanah jenis jonder, di perkebunan milik warga Jorong Pinang Gadang, Nagari Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, pada hari Minggu 19 Mei 2024.

Korban meninggal dunia di tempat kejadian karena mengalami luka berat serius pada bagian kepala.

ADVERTISEMENT

Ketua Pemuda Koto Padang, Khairul Hadi yang dihubungi melalui handphone mengatakan, memang benar sekali ada seorang warga Nagari Koto Baru yang selama ini berdomisili di Nagari Koto Padang bernama Alek, umur lebih kurang 23 tahun, yang menjadi korban tergilas oleh alat berat jenis jonder.

Menurut informasi, tadinya korban tersebut sedang bekerja sama dengan pamannya sedang membajak tanah di perkebunannya.

Korban ini duduk bersama paman di atas alat berat bajak tanah jenis jonder tersebut. Korban ini kaget handphone miliknya terjatuh, diduga tanpa disadari oleh korban ini langsung terjun, rencana mau ambil handphone tersebut. Akibatnya, korban tergilas ban belakang alat berat tersebut.

“Kemudian paman korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar untuk melakukan evakuasi membawa korban ke Puskesmas terdekat,” ucap Khairul Hadi.

Sementara Kapolres Dharmasraya, AKBP Bagus Ikhwan, melalui Kapolsek Koto Baru IPTU Rasfaisal saat dihubungi awak media lewat WhatsApp mengatakan memang benar sekali ada peristiwa kecelakaan kerja, korban tergilas alat berat.

“Kami mendapat informasi dari masyarakat atas peristiwa itu. Anggota Polsek Koto Baru langsung menuju ke Tempat Kejadian Peristiwa yang berada di perkebunan milik warga setempat, bukan milik perkebunan sawit.

Korban bernama Alek Muliana, umur 23 tahun, beralamat Jorong Seberang Piruko Timur, Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya.

Menurut informasi, korban ini duduk bersama pamannya di atas alat berat bajak tanah jenis jonder. Diduga korban ini terjatuh dan tergilas oleh ban alat berat jenis jonder tersebut.

Korban meninggal dunia di tempat, karena mengalami luka berat yang cukup parah pada bagian kepala.

Dengan kondisi tersebut, warga setempat melakukan evakuasi terhadap korban dengan membawa korban ke Puskesmas Sungai Duo. Tetapi karena luka korban cukup parah, kemudian korban dirujuk ke IGD RSUD Sungai Dareh.

Kemudian pihak keluarga membawa korban untuk disemayamkan di rumah duka di Nagari Koto Baru untuk di kebumikan.

“Peristiwa tersebut betul-betul murni kecelakaan kerja,” tegas Kapolsek Koto Baru, IPTU Rasfaisal.

(*/eko)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT