Mjnews.id – Afifah Rinra Putri yang merupakan siswa sekolah SMAN 1 Payakumbuh yang saat ini naik ke kelas 13, tampilkan aksi atraksi menari menggunakan tari piring yang berhasil pukau para tamu hadirin di KAN Nagari Payobasuang, Minggu 30 Juni 2024.
Wanita yang beralamat di Payobasuang itu kepada wartawan mengatakan, dirinya sudah dua tahun bergabung dengan Sanggar Indah Jalito yang berkantor di Nagari Mungo, Kecamatan Luhak, Kabupaten 50 Kota.
“Saya sebagai penyambut aksi atraksi Tari Piring, Alhamdulillah belum pernah mengalami kecelakaan saat melakukan atraksi memecahkan piring di hadapan tamu umum,” kata wanita cantik asal Nagari Payobasuang itu saat tampil di acara satu ivent satu nagari Payakumbuh.
Afifah juga menyampaikan, sebelum melakukan aksi atraksi tari Piring itu sehari sebelumnya kami bersama tim melakukan gladi.
“Menari menggunakan piring merupakan hobi,” ujar Afifah.
Dikatakan Afifah, para penari akan mengayunkan piring yang berada di telapak tangan mereka selaras dengan musik iringan serta gerakan yang cepat dan teratur tanpa melepaskan atau membiarkan satu piring pun terjatuh. Gerakan tari piring diambil dari gerakan silat Minangkabau atau yang biasa disebut silek. Tari piring sangat populer di antara tari tari nusantara lainnya.
Gerakan-gerakan yang terdapat pada tari piring memiliki makna yang berbeda-beda. Penari tari piring biasanya membawa dua piring yang diletakkan pada kedua telapak tangan mereka. Kemudian, piring akan diayun-ayunkan mengikuti gerakan tari yang makin lama makin cepat.
“Biasanya saat akhir tarian penari akan membanting piring ke lantai sampai pecah dan berserakan, lalu penari akan tetap menari di atas pecahan piring tadi,” ucapnya.
(Yud)












