pemkab muba
BeritaKota Payakumbuh

Pendiri Tan Malaka Institute: Calon Wali Kota Payakumbuh Harus Beradu Ide dan Gagasan serta Program

860
×

Pendiri Tan Malaka Institute: Calon Wali Kota Payakumbuh Harus Beradu Ide dan Gagasan serta Program

Sebarkan artikel ini
Ben Ibratama Tanur
Ben Ibratama Tanur. (f/ist)

“Makanya saya bingung juga. Kenapa sih orang berlomba-lomba jadi calon Walikota dan Wakil Walikota. Apa yang mereka cari? PAD kecil APBD lumayan besar. Apa ini adalah ajang coba-coba. Adu gengsi. Atau menang syukur kalah tak apa-apa. Itu kan namanya coba-coba. Coba tunjukkan gagasan besar untuk Kota Payakumbuh. Mari beradu ide dan gagasan serta program,” tegas Ben Tanur mantan Anggota Panitia Pemilihan Indonesia (PPI) Pemilu 1999.

Dikatakan Ben Tanur, karena sudah ada lima calon Walikota dan lima calon wakil Walikota yang sudah terdaftar di KPU Payakumbuh, silahkan berkontestasi secara badunasanak. Adu ide dan program serta adu gagasan dan rakyat yang akan menjadi hakimnya pada hari pencoblosan nanti.

ADVERTISEMENT

Ben Tanur mengingatkan calon Walikota sebaiknya menghindari money politic atau politik uang.

“Kalau ada calon Walikota untuk mendapatkan suara dengan cara menyogok calon pemilih, yakinlah jika calon ini menang tidak akan pernah memikirkan nasib rakyat. Bagi dia yang penting modal uang balik. Inilah yang kemudian masuk radar penegak hukum. Dan akhirnya akan berakhir di penjara,” pungkas mantan Wakil Ketua PDI Kota Padang tahun 1989 itu.

Ben Tanur juga mengajak warga menolak politik uang. Kalau pun kemudian ada yang memainkan politik uang, terima uangnya tapi jangan coblos dia.

“Masa Anda sebagai pemilih dihargai dengan uang 50 atau 100 ribu untuk lima tahun. Sangat rendah dan memalukan,” tukas Ben Tanur.

Ben Tanur mengingatkan agar calon Walikota, calon wakil walikota dan Tim Suksesnya agar tidak melakukan black campaign (kampanye hitam) terhadap kompetitornya.

“Udah lah. Mari bongkar isi kepala. Sampai kan ide dan gagasan serta program dalam Pilwako kali ini. Mari kita lihat siapa yang serius jadi calon Walikota atau siapa yang sekedar coba-coba. Mari kita lihat siapa Walikota yang akan jadi pelayan rakyat. Karena sama-sama orang Payakumbuh sebaiknya jangan pernah melakukan kampanye hitam terhadap kandidat lainnya. Kampanye hitam itu tidak mendidik, itu hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak mampu bersaing dalam ide dan gagasan serta program,” tegas Ben Tanur.

Sebagai catatan, lima calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh. Yendri Bondra Datuak Parmato Alam – Ahmad Ridho, Almasyar-Joni Hendri, Supardi – Tri Venindra, Zulmaeta – Ezadaswarman dan Erwin Yunaz – Fahlevi Mazni.

(Rel/Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT