Mjnews.id – Program Gerakan Sedekah Subuh Barokah (Gass Baro) yang menjadi program inovasi Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sawahlunto tersebut telah dilauncing pada 9 November 2024.
Program Inovatif yang bertajuk Gass Baro tersebut berhasil dilaunching setelah melalui berbagai sosialisasi ke seluruh madrasah di Kota Sawahlunto.
Launching Gass Baro tersebut resmi dilaunching Penjabat Walikota Sawahlunto yang diwakili Kabag Kesra, Irwan, MKM, yang juga dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Sawahlunto, Ketua Komite MTsN 2, Kepala KUA Barangin, dan pejabat lingkungan Kemenag serta wali murid.
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Kesra Irwan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Kemenag Kota Sawahlunto melalui program GASS BARO ini. Ia berharap gerakan sedekah subuh ini dapat diterapkan lebih luas, tidak hanya di lingkungan madrasah, tetapi juga di sekolah umum.
“Program ini merupakan langkah baik untuk mendidik siswa agar memiliki kepedulian sosial. Semoga gerakan ini bisa menular ke seluruh lapisan masyarakat ” ungkap Kabag Kesra.
Kepala Kantor Kemenag Kota Sawahlunto, Dedi Wandra, mengungkapkan bahwa MTsN 2 Sawahlunto menjadi madrasah terakhir yang menerima sosialisasi sekaligus melaksanakan launching program ini.
“GASS BARO adalah wujud nyata pendidikan karakter di madrasah. Program ini mendorong siswa untuk mempraktikkan nilai-nilai dermawan sejak dini,” kata Dedi Wandra.
Launching program ditandai dengan penyerahan celengan kepada pihak madrasah. Selain itu, Kakan Kemenag juga menyerahkan bantuan dana operasional pendidikan sebesar 12 juta rupiah dari dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk 30 siswa yang membutuhkan (mustahik).
Ketua MUI Kota Sawahlunto turut memberikan penguatan secara fiqih mengenai pentingnya sedekah subuh. Menurutnya, sedekah subuh memiliki keutamaan tersendiri dalam Islam, dan GASS BARO diharapkan dapat menghidupkan tradisi ini di kalangan pelajar.
Gerakan Sedekah Subuh Barokah (GASS BARO) merupakan program yang mengajak siswa untuk berlatih bersedekah pada waktu subuh secara konsisten. Melalui program ini, Kemenag Kota Sawahlunto berupaya menanamkan karakter kebaikan pada generasi muda, khususnya pelajar.
(Uni)






