Mjnews.id – Korps Suka Relawan (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok Selatan diberikan pembekalan dan pelatihan selama tujuh hari (11-18/11/2024), dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari utusan tujuh kecamatan di Bumi Sarantau Sasurambi tersebut.
Acara yang dibuka langsung oleh Ketua PMI Solok Selatan, H Syamsurizaldi, pada Senin 11 November 2024, menyambut baik niat tulus peserta serta memberikan apresiasi besar kepada calon-calon relawan yang akan bergabung dengan PMI Kabupaten Solok Selatan.
“Kami atas nama pengurus dan Pemerintah daerah sangat menyambut baik atas segala niat baik bapak, ibu, saudara, saudari yang telah memutuskan untuk bergabung menjadi relawan di PMI, terutama PMI Kabupaten Solok Selatan ini,” katanya.
Dikatakan lebih jauh oleh Syamsurizaldi, tentang sejarah ringkas perkembangan PMI Solok Selatan.PMI Solok Selatan ini sudah terbentuk pada akhir tahun 2022 yang lalu. Mulai aktif pada tahun 2023.
PMI Solok Selatan telah mengadakan sejumlah kegiatan kemanusiaan dan sosial guna mengembangkan potensi relawan dan melakukan berbagai pelayanan baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan pihak donatur/sponsor.
“Alhamdulillah, dengan kehadiran PMI Solok Selatan telah ikut membantu memenuhi berbagai kebutuhan darah yang ada di RSUD Solok Selatan,” lanjut Syamsurizaldi saat membuka pelatihan relawan KSR PMI Kabupaten Solok Selatan di Gedung Panti Asuhan Muhammadiyah, Muara Labuh, Kecamatan Sungai Pagu Senin 11 November 2024 sore.
Diakui Syamsurizaldi bahwa salah satu tantangan bagi pengurus PMI Solok Selatan adalah keterbatasan Sumber daya manusia (SDM), Serta menjaga eksistensi PMI sebagai lembaga independen.
“PMI adalah lembaga dunia yang patut kita banggakan. Tidak semua orang bisa masuk menjadi relawan atau pengurus di PMI. Lembaga ini memiliki tujuan kemanusiaan dan sosial yang besar dengan bendera dan lambang yang dihormati di seluruh dunia,” tutup Syamsurizaldi.
(sus)












