BeritaKabupaten Asahan

Warga Pulau Raja Asahan Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai

827
×

Warga Pulau Raja Asahan Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai

Sebarkan artikel ini
Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Asahan melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Asahan
Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Asahan melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Asahan. (f/ist)

Mjnews.id – Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Asahan, Kecamatan Pulau Raja, Minggu (15/6/2025).

Informasi diperoleh, pencarian ini merupakan hari kedua setelah pihak BPBD menerima informasi tentang hanyutnya Surya Febrian (15) warga Dusun 5, Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat

ADVERTISEMENT

Dimana korban dikabarkan hanyut terbawa arus sungai Asahan tepatnya di bawa jembatan Status Quo, Dusun 1, Desa Pulau Rakyat saat mandi-mandi bersama dua orang temanya

Karena kondisi air deras akibat banjir Surya Febrian hanyut terbawa arus setelah lompat dari atas jembatan.

Dari keterangan kabid Kardarlog BPBD Asahan Fahri, pada hari Sabtu (14/6/2025) sekitar jam 18.00 WIB, pihak BPBD menerima laporan ada anak hanyut di Sungai Asahan tepatnya di bawah jembatan status Quo Pulau Raja

Sekira pukul 11.00 WIB korban bersama dua orang temannya saat pulang sekolah langsung bermain dan mandi-mandi sungai di lokasi kejadian.

Pada saat itu korban bersama temannya melompat dari atas jembatan ke sungai kemudian naik lagi dan mengulangi lompat ke sungai hingga pada lompatan yang ketiga kalinya korban tidak muncul kembali dari dalam sungai.

Kedua teman korban sempat menolong korban dengan cara menarik dari dalam sungai namun terlepas hingga korban tidak ditemukan lagi.

“Selanjutnya teman korban melaporkan hal tersebut ke Koramil dan terus ke Kecamatan hingga ke BPBD Kabupaten Asahan untuk upaya pencarian dan pertolongan,” terang Fahri.

Pihak BPBD yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian sembari berkoordinasi dengan pihak BASARNAS Pos Tanjungbalai untuk operasi pencarian korban.

“Adapun pencarian terhadap korban dilakukan dengan cara menyisir aliran sungai dengan menggunakan perahu LCR dengan radius sejauh lebih kurang 2 KM arah hilir,” ucap Fahri menghadiri.

(ISN)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT