BeritaNasionalPendidikan

47 Kepala Sekolah Rakyat Siap Wujudkan Mimpi Prabowo

431
×

47 Kepala Sekolah Rakyat Siap Wujudkan Mimpi Prabowo

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 47 Kepala Sekolah Rakyat dari seluruh penjuru negeri resmi merampungkan Retret Tahap II
Sebanyak 47 Kepala Sekolah Rakyat dari seluruh penjuru negeri resmi merampungkan Retret Tahap II. (f/humas)

Pendidikan: Senjata Terampuh Melawan Ketidakadilan

Inti dari program Sekolah Rakyat begitu fundamental, memutus lingkaran kemiskinan yang kerap diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Gus Ipul menegaskan, “Kemiskinan bukan hanya soal angka, tetapi soal peradaban yang diubah, dan pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk memotong rantai kemiskinan itu.” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Baginya, para Kepala Sekolah Rakyat adalah penjaga masa depan bangsa.

“Di pundak para Kepala Sekolah Rakyat ada amanah yang besar yaitu memutus kemiskinan antargenerasi, membangun karakter bangsa, dan merawat mimpi anak-anak yang kelak bisa menjadi pemimpin negeri,” paparnya, menggambarkan betapa strategisnya peran mereka.

Semangat Membara dari Garis Depan

Optimisme membuncah dari salah satu peserta, Samuel, Kepala Sekolah Rakyat dari Papua. Dengan nada tulus, ia mengungkapkan harapannya.

“Semoga kami pulang dari tempat ini, kami dapat menjadi para kepala sekolah yang berguna bagi anak-anak didik kita, yang selama ini belum tersentuh.” ungkapnya.

Samuel tak ragu menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Gus Ipul atas terwujudnya program ini, yang ia yakini sebagai jawaban doa bagi banyak keluarga.

“Saya lihat teman-teman memiliki hati dan motivasi yang sama, Saya ingin menjadi perpanjangan tangan Tuhan dan jawaban doa dari setiap keluarga yang ada, sehingga menjadi berkat bagi keluarga yang tidak mampu,” tutur Samuel.

Momen puncak ditutup dengan lantang, seruan bersama yang penuh semangat, “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara”.

Slogan ini, menurut Mensos Gus Ipul, bukan sekadar kata-kata, melainkan deklarasi bahwa di mata pendidikan.

“Sebagai manusia kita setara, tidak ada sekat-sekat lagi, kaya atau miskin.” kata Gus Ipul.

Sebuah komitmen untuk merajut harapan dan kesempatan yang adil bagi setiap anak bangsa.

(*/eki)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT