BeritaKriminalitasNasional

Dalang Korupsi di Tubuh Pertamina, Kejagung Buru Riza Chalid di Singapura

685
×

Dalang Korupsi di Tubuh Pertamina, Kejagung Buru Riza Chalid di Singapura

Sebarkan artikel ini
Pertamina
Ilustrasi.

Seluruh intrik ini, diduga kuat menjadi detonator kerugian negara yang diperkirakan menembus angka fantastis miliaran rupiah, bahkan berpotensi membengkak lebih jauh.

Strategi Kejagung

Menyikapi skala korupsi yang mengancam keuangan negara, pemerintah melalui Kejagung bergerak cepat. Serangkaian langkah taktis telah diaktifkan untuk menindaklanjuti kasus ini.

ADVERTISEMENT

Pembekuan Kekayaan

Kejagung telah mengeluarkan perintah pembekuan terhadap sejumlah aset yang terkait erat dengan para tersangka, termasuk properti yang bernaung di bawah PT Tangki Merak dan PT Orbit Terminal Merak. Manuver ini bertujuan mengamankan setiap potensi pengembalian dana negara yang tercuri.

Pembatasan Akses

Selain Riza Chalid yang kini menjadi target buruan internasional, beberapa tersangka lain yang masih berada di Indonesia telah dikenai larangan keras bepergian, memastikan mereka tak dapat menghindari proses hukum dan memperlancar investigasi.

Selain dengan mitra Kejaksaan di Singapura, Kejagung memperluas jejaring koordinasi dengan lembaga penegak hukum lintas negara, khususnya dalam melacak jejak aset dan keberadaan para buronan di seluruh penjuru dunia.

Bedah Audit Total

Pemerintah juga mendesak dilakukannya audit forensik komprehensif atas seluruh kontrak Pertamina, terutama pada periode yang dicurigai. Ini bertujuan membongkar setiap penyimpangan tersembunyi yang mungkin luput dari pantauan.

Reformasi Tata Kelola

Kementerian BUMN bersama Pertamina telah memulai pembenahan internal terhadap sistem tata kelola dan mekanisme pengadaan barang/jasa. Ini adalah komitmen teguh untuk menyumbat rapat setiap celah yang selama ini memberi ruang bagi praktik korupsi.

Deretan Nama Tersangka Lain

Selain Riza Chalid, Kejagung juga telah menyeret delapan tersangka lain, yang meliputi para mantan pejabat tinggi Pertamina.

1. Alfian Nasution (AN) – Mantan Vice President Supply dan Distribusi PT Pertamina

2. Hanung Budya (HB) – Mantan Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina

3. Toto Nugroho (TN) – Mantan VP Integrated Supply Chain

4. Dwi Sudarsono (DS) – Mantan VP Crude and Trading ISC PT Pertamina

5. Arif Sukmara (AS) – Direktur Gas Petrochemical and New Business PT Pertamina International Shipping

6. Hasto Wibowo (HW) – Mantan VP Integrated Supply Chain

Tak ketinggalan, dua tersangka dari sektor swasta juga ikut terseret dalam pusaran kelam ini:

1. Martin Haendra (MH) – Mantan Business Development Manager PT Trafigura

2. Indra Putra (IP) – Business Development Manager PT Mahameru Kencana Abadi

Kejagung terus mempercepat langkah untuk melacak dan menjerat seluruh tersangka ke hadapan pengadilan, menegaskan dedikasi penuh dalam membersihkan praktik korupsi yang menggerogoti pondasi ekonomi negara.

Sumber: Antara

(*/eky)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT