Ia menjelaskan, sebagian dana bantuan akan digunakan untuk kegiatan pengolahan dan daur ulang sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan agar tidak ada lagi masyarakat yang rentan secara ekonomi dan agar Kota Payakumbuh semakin bersih,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Indo Jalito Peduli Asri Asgani menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian para perempuan perantau terhadap masyarakat di daerah asalnya.
“Mungkin bantuan ini tidak seberapa, tetapi ini adalah bentuk kepedulian kami. Semoga ke depan Indo Jalito Peduli dapat terus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang penerima manfaat, Gadis (68), warga Kelurahan Tiakar, mengaku bersyukur dan terharu atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Harga kebutuhan sekarang cukup tinggi, jadi bantuan seperti ini terasa besar manfaatnya. Terima kasih kepada pemerintah dan Indo Jalito Peduli yang sudah peduli dengan warga kecil seperti kami,” pungkasnya.
Kegiatan itu juga dihadiri Sekda Rida Ananda, Ketua 1 LKKS Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, Ketua 2 LKKS Chece Rida Ananda, Camat se Kota Payakumbuh serta penerima manfaat.
(MC/Yud)












