Identifikasi Permasalahan Pengamanan Nataru
Dalam arahannya, Karo Ops Polda Kepri menyampaikan bahwa simulasi ini penting untuk mengidentifikasi potensi permasalahan yang mungkin muncul saat pelaksanaan pengamanan Nataru, sekaligus menjadi bahan masukan strategis bagi pimpinan.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., juga menambahkan bahwa latihan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, mempercepat pengambilan keputusan saat situasi darurat, serta memberikan jaminan rasa aman bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga pada antisipasi gangguan kamtibmas, kejahatan berintensitas tinggi, hingga potensi bencana akibat kondisi cuaca.
Melalui pelaksanaan Latpraops dan TFG Operasi Lilin Seligi 2025 ini, Polda Kepri berharap seluruh unsur pengamanan memiliki kesiapan yang matang secara teknis dan taktis, sehingga pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di wilayah Kepri dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
(*)












