BeritaSumatera Barat

Koordinator Goro Pemprov Sumbar, Reti Wafda: Sinergi OPD Bersihkan Pesisir demi Nelayan Kembali Melaut

158
×

Koordinator Goro Pemprov Sumbar, Reti Wafda: Sinergi OPD Bersihkan Pesisir demi Nelayan Kembali Melaut

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda saat gotong royong di sepanjang pesisir pantai laut Kelurahan Parapuak Tabing, Kota Padang
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda saat gotong royong di sepanjang pesisir pantai laut Kelurahan Parapuak Tabing, Kota Padang. (f/pemprov)

Mjnews.id – Menindaklanjuti arahan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi dan Kota bersinergi melaksanakan gotong royong (Goro) bersama membersihkan potongan-poitongan kayu yang terdampar di sepanjang pesisir pantai laut Kelurahan Parapuak Tabing, Kota Padang.

“Tumpukan kayu pasca bencana tersebut menghambat aktivitas nelayan dan menyulitkan mereka untuk kembali melaut,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Reti Wafda pada Jumat 19 Desember 2025.

ADVERTISEMENT

DKP Sumbar sebagai Koordinator

Kata Reti Wafda, kegiatan ini melibatkan DKP Sumbar sebagai Koordinator. Dinas dan instansi yang terlibat pada goro tersebut antara lain adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Dinas Pemuda dan Olahraga (Diaspora), Sumbar, dan Dinas Kehutanan Sumbar.

“Termasuk pada kegiatan goro membersihkan pantai pesisir pasca bencana Sumatera, banjir bandang dan longsor di wilayah Sumbar akhir November 2025, pihak dinas dan instansi pemerintah terjun langsung ke lokasi membebaskan pantai laut dari dampak bencana,” ungkap Reti Wafda.

Baca Juga: Pemprov Sumbar Gelar Aksi Bersih di Pantai Parupuk Tabing Kota Padang

Dirincikan, yang mengikuti kegiatan goro ini, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, BPSPL Kota Padang, PPS Bungus, LKPPN Pakanbaru, Balai Riset Kerentanan Pesisir, Semen Padang, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sirih, Bungus Telukkabung Kota Padang, serta partisipasi masyarakat nelayan Parupuk Tabing Padang, sebagai wujud kolaborasi lintas sektor dalam pemulihan wilayah pesisir.

Goro disokong dengan satu unit alat berat jenis excavator mini bantuan dari LKKPN Pekanbaru
Goro disokong dengan satu unit alat berat jenis excavator mini bantuan dari LKKPN Pekanbaru. (f/ist)

Selain itu, kata Reti Wafda, goro disokong dengan satu unit alat berat jenis excavator mini bantuan dari LKKPN Pekanbaru serta mobil pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup.

Penggunaan excavator tersebut guna mempercepat aksi goro bersama untuk menyingkirkan material kayu gelondongan berukuran berat dan besar.

“Melalui goro bersama ini diharapkan akses nelayan ke laut kembali terbuka, aktivitas perikanan kembali berjalan dan perekonomian masyarakat pesisir dapat segera pulih,” pungkasnya.

(Obral)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT