pemkab muba
BeritaKabupaten AgamPendidikan

Begini Upaya Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Ekosistem dan Akses Air Bersih di Salareh Aia Palembayan

126
×

Begini Upaya Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Ekosistem dan Akses Air Bersih di Salareh Aia Palembayan

Sebarkan artikel ini
Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand memasang instalasi filtrasi air bersih di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam
Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand memasang instalasi filtrasi air bersih di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (f/ist)

Mjnews.id – Program Mahasiswa Berdampak yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Andalas (BEM KM Unand) Padang merupakan salah satu bentuk implementasi nyata tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebuah wilayah yang sebelumnya terdampak bencana galodo yang menimbulkan kerusakan signifikan terhadap lahan pertanian, kebun masyarakat, serta permukiman warga.

ADVERTISEMENT

Pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan, melainkan didasarkan pada urgensi pemulihan lingkungan dan kebutuhan masyarakat akan dukungan pemulihan pascabencana. Melalui pendekatan berbasis partisipatif dan keberlanjutan, mahasiswa berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga fungsional dan berjangka panjang.

Bencana galodo yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan degradasi tanah akibat erosi berat, sedimentasi material lumpur dan batu, serta rusaknya sistem tata air alami. Dampaknya tidak hanya dirasakan pada sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat, tetapi juga pada kualitas sumber air bersih yang semakin menurun. Kerusakan kebun dan lahan produktif mengganggu stabilitas ekonomi rumah tangga, sementara hancurnya sejumlah rumah warga memperparah kondisi sosial masyarakat setempat.

Dalam konteks inilah peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial menjadi sangat relevan, terutama dalam mendukung proses rehabilitasi lingkungan berbasis komunitas.

Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Ekosistem di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam
Program Mahasiswa Berdampak BEM KM Unand Pulihkan Ekosistem di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. (f/ist)

Pada 1 dan 3 Februari 2026, mahasiswa yang tergabung dalam program Mahasiswa Berdampak melaksanakan kegiatan bertajuk “Hijaukan Nagari” yang berfokus pada penanaman bibit tanaman di beberapa titik bekas bencana Penanaman bibit dilakukan sebagai langkah awal dalam pemulihan tutupan vegetasi yang hilang akibat bencana.

Secara ekologis, vegetasi berperan penting dalam meningkatkan stabilitas tanah, mengurangi risiko erosi lanjutan, serta memperbaiki daya serap air ke dalam tanah. Bibit yang ditanam dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kondisi agroekologi setempat, sehingga diharapkan mampu tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Selain kegiatan penghijauan, mahasiswa juga melaksanakan program filtrasi air di dua lokasi, yakni Musala Syuhada dan Musala Al Ihsan yang berada di Nagari Salareh Aia pada 17 Februari 2026. Instalasi filtrasi air ini dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh akses air bersih yang lebih layak, terutama setelah sumber air mengalami kekeruhan dan kontaminasi akibat material galodo.

Sistem filtrasi yang dipasang menggunakan prinsip penyaringan bertahap melalui media seperti pasir, kerikil, dan arang aktif, yang berfungsi menyaring partikel tersuspensi serta mengurangi bau dan warna pada air.

Dengan adanya fasilitas ini, masyarakat di sekitar mushala dapat memanfaatkan air yang lebih bersih untuk kebutuhan ibadah dan aktivitas sehari-hari.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT