BeritaKota Bukittinggi

Evaluasi 1 Tahun Kinerja Wako dan Wawako Bukittinggi, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Damai

247
×

Evaluasi 1 Tahun Kinerja Wako dan Wawako Bukittinggi, Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Damai

Sebarkan artikel ini
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Damai dalam rangka Evaluasi 1 Tahun Kinerja Wako dan Wawako Bukittinggi
Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Damai dalam rangka Evaluasi 1 Tahun Kinerja Wako dan Wawako Bukittinggi. (f/ist)

Mjnews.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM se-Kota Bukittinggi gelar aksi damai Refleksi dan Evaluasi 1 tahun kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi. Aksi tersebut digelar depan Gedung DPRD setempat, Jumat 6 Maret 2026.

Kedatangan masa aksi disambut oleh Kabag Persidangan dan perundang-undangan, Yudy Andry, beserta Plt Asisten I, Efriadi. Sementara, informasi yang diterima ketua beserta anggota DPRD, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bukittinggi sedang berada di luar kota.

ADVERTISEMENT

Dalam orasinya, sejumlah perwakilan mahasiswa, menyampaikan terkait capaian kinerja pemerintah kota Bukittinggi selama satu tahun kepemimpinan Ramlan Nurmatias – Ibnu Asis dianggap belum dirasakan oleh masyarakat. Program kerja diluncurkan seperti surau gemilang, perlengkapan sekolah gratis, pengurangan sampah, mamun saat ini masih banyak sampah-sampah berserakan, tempat pembuangan akhir untuk sampah di Kota Bukittinggi belum disediakan. Untuk pendidikan, seragam-seragam belum terbagi secara merata.

“Satu tahun kepemimpinan ini, merupakan satu tahun untuk mendirikan pemerintahan tahun kemarin, Namun saya rasa satu tahun pemerintahan rasanya sudah cukup untuk merealisasikan program kerja yang bersifat urgensi untuk masyarakat Bukittinggi. Sedangkan, program kerja yang dijalankan tidak berdampak langsung untuk kemajuan ekonomi masyarakat di Kota Bukittinggi,” ungkap Presma UIN Bukittinggi, Keni Savina.

Permintaan massa aksi BEM se-Kota Bukittinggi

Sementara, dalam aksi tersebut Mahasiswa meminta untuk mendatangkan walikota dan wakil walikota beserta Ketua dan anggota DPRD Bukittinggi untuk bisa menemui massa aksi.

Menanggapi hal tersebut, Plt Asisten I kota Bukittinggi, Efriadi, di dampingi Kabag Persidangan dan perundang-undangan, Yudy Andry menyampaikan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota sedang berada di luar daerah. Begitu juga dengan anggota DPRD.

Selanjutnya, massa aksi meminta dalam waktu dua kali 24 jam, pimpinan Pemerintah Kota Bukittinggi bisa menemui mahasiswa. Jika lebih dari waktu tersebut, mahasiswa akan melakukan aksi kembali.

(Aii)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT