BeritaKemnakerPadang PariamanSumatera Barat

4 Bulan Belum Terima Gaji, Ratusan Karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia Lakukan Aksi Damai

410
×

4 Bulan Belum Terima Gaji, Ratusan Karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia Lakukan Aksi Damai

Sebarkan artikel ini
Wamenaker, Immanuel Ebenezer dan Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy bersama ratusan karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia yang melakukan aksi damai
Wamenaker, Immanuel Ebenezer dan Wagub Sumbar, Vasko Ruseimy bersama ratusan karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia yang melakukan aksi damai. (f/ist)

Mjnews.id – Ratusan karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia menyampaikan jeritan hati mereka dalam aksi damai di kawasan pabrik perusahaan tersebut di Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (7/8/2025). Mereka menuntut pembayaran gaji yang belum diterima selama empat bulan terakhir.

Aksi itu menjadi momen haru ketika Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI, Immanuel Ebenezer dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Wagub Sumbar), Vasko Ruseimy, hadir langsung mendampingi dan mendengarkan keluhan mereka.

ADVERTISEMENT

Di hadapan sekitar 750 karyawan, Vasko Ruseimy menyampaikan empati mendalam atas kondisi yang dialami para buruh. Ia mengaku tersentuh saat mendengar kisah para pekerja yang kehilangan lebih dari sekadar penghasilan.

“Ada yang diceraikan istrinya, ditinggalkan anak-anak, tidak bisa makan, rumah disegel, motor disita. Tapi yang paling menyedihkan adalah kehilangan kehidupan,” ujar Vasko.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, kata Vasko, telah meminta pihak manajemen dan pemilik perusahaan agar segera memenuhi kewajiban kepada karyawan, meskipun belum sepenuhnya.

“Paling tidak, ada sedikit yang bisa dibawa pulang hari ini. Saya tidak ingin hanya mendengar janji, tapi harus ada bukti,” tegasnya.

Di hadapan pihak manajemen, Vasko bahkan menegaskan bahwa ia tidak mengizinkan pihak perusahaan meninggalkan lokasi sebelum ada keputusan konkret terkait pembayaran sebagian hak karyawan.

“Saya minta tolong ya, Pak. Sepakat, sebelum sedikit hak mereka dipenuhi, jangan pulang dulu,” katanya.

Wagub juga menekankan bahwa pemerintah daerah tidak memusuhi perusahaan. Sebaliknya, Pemprov Sumbar berharap PT Bumi Sarimas Indonesia tetap dapat melanjutkan operasionalnya.

Namun, kelangsungan usaha harus seiring dengan pemenuhan hak-hak pekerja.

“Kami siap membantu jika perusahaan butuh solusi, asalkan hak karyawan tidak diabaikan,” ujarnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT