Selain itu, ia mendorong terbangunnya kolaborasi antara petani, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan agar hasil pertanian masyarakat dapat mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi program prioritas pemerintah pusat.
Menurutnya, sinergi tersebut akan menciptakan rantai ekonomi yang saling menguntungkan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Bagaimana hasil pertanian masyarakat nantinya juga dapat mendukung program MBG. Dengan kolaborasi yang baik, semua pihak dapat saling mendukung dan memperoleh manfaat bersama,” ucapnya.
Program optimalisasi lahan pertanian
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Nila Misna didampingi Kabid Prasarana dan Penyuluhan Abdullah Sani mengatakan, pada 2026 Kota Payakumbuh menerima alokasi bantuan dari Kementerian Pertanian RI untuk program optimalisasi lahan pertanian seluas 1.000 hektare.
Selain program oplah, pemerintah pusat juga mengalokasikan bantuan berupa sembilan paket pembangunan dan rehabilitasi jalan usaha tani, sembilan paket rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan irigasi perpompaan, empat unit irigasi perpipaan, serta satu unit dam parit atau long storage.
“Sejak Januari hingga April, melalui bidang prasarana dan para penyuluh pertanian di setiap kecamatan, kami telah melaksanakan tahapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) bersama gapoktan dan kelompok tani penerima bantuan,” kata Nila Misna.
Ia menjelaskan, Dinas Pertanian mengusulkan sekitar 84 titik lokasi yang kemudian ditindaklanjuti melalui tahapan Survei Investigasi Desain (SID) bersama tim dari Universitas Andalas.
Menurutnya, program tersebut memperoleh dukungan anggaran sekitar Rp9,4 miliar dari pemerintah pusat dan pelaksanaannya akan melibatkan kelompok tani melalui pola swakelola.
“Program ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya.
Kegiatan tanam padi serentak itu turut dihadiri Kepala Balai Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian RI Dr. Salwati, perwakilan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat Afnelly, Camat Payakumbuh Selatan, Lurah Kapalo Koto Ampangan Hendri Saputra, serta para penyuluh pertanian dan kelompok tani.
(MC/yud)








