BeritaKepulauan Riau

Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri IPDA Zulhamsyah Putra Dilantik sebagai Perwira Polri

28
×

Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri IPDA Zulhamsyah Putra Dilantik sebagai Perwira Polri

Sebarkan artikel ini
Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri IPDA Zulhamsyah Putra Dilantik sebagai Perwira Polri
Sosok Polisi Humanis Kebanggaan Polda Kepri IPDA Zulhamsyah Putra Dilantik sebagai Perwira Polri. (f/ist)

Mjnews.id – Polda Kepri (Kepulauan Riau) kembali melahirkan sosok perwira muda inspiratif. IPDA Zulhamsyah Putra, S.H., CPM resmi dilantik sebagai Perwira Polri lulusan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun Anggaran 2026 Resimen Desaka Dhira Pradhipa di Lapangan Soetadi Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kota Sukabumi, Kamis (4/6/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momen istimewa bagi pria yang dikenal masyarakat dengan julukan “Zulham Polisi Berhati Mulia”. Sosoknya selama ini dikenal aktif membantu masyarakat kecil melalui berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di Kota Tanjungpinang dan wilayah Kepulauan Riau.

ADVERTISEMENT

Bagi Zulhamsyah, seragam kepolisian bukan sekadar simbol penegak hukum, melainkan amanah untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Menjadi anggota Polri bukan hanya tentang penegakan hukum, tetapi bagaimana kita bisa hadir memberikan manfaat dan meringankan kesulitan masyarakat,” ujar Zulhamsyah usai pelantikan.

Dari Bripka Menjadi Perwira Inspiratif

Sebelum resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA), Zulhamsyah dikenal sebagai anggota polisi yang aktif menjalankan kegiatan sosial bertajuk “Razia Perut Lapar”.

Program tersebut dilakukan dengan turun langsung ke kampung-kampung terpencil, kawasan pemulung, pesisir nelayan hingga jalanan kota untuk membagikan makanan, sembako, dan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

Aksi sosial itu dilakukan hampir setiap hari dengan melibatkan relawan dan dukungan masyarakat. Tidak sedikit warga yang tersentuh dengan kepedulian pria yang kini resmi menjadi perwira Polri tersebut.

Karena kepeduliannya itulah, masyarakat kemudian memberikan julukan “Polisi Berhati Mulia” kepada Zulhamsyah.

Bagi sebagian warga kecil di Tanjungpinang, kehadiran Zulhamsyah bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sosok pengayom yang dekat dengan rakyat.

Kisah Haru di Balik Perjuangan

Di balik keberhasilannya menempuh pendidikan perwira Polri, tersimpan kisah perjuangan hidup yang menyentuh hati.

IPDA Zulhamsyah dibesarkan oleh ibundanya seorang diri. Almarhumah ibunya diketahui merupakan seorang tunanetra yang berjuang membesarkan anaknya dengan berdagang di emperan kaki lima.

Meski hidup dalam keterbatasan, sang ibu tidak pernah berhenti mengajarkan nilai kejujuran, kepedulian, dan keikhlasan kepada anaknya.

Didikan itulah yang membentuk karakter Zulhamsyah hingga dikenal sebagai polisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Almarhumah ibu saya memang tidak bisa melihat indahnya dunia, tetapi beliau selalu menjadi cahaya dalam hidup saya. Semua yang saya lakukan hari ini adalah bentuk bakti dan doa untuk beliau,” ungkap Zulhamsyah dengan mata berkaca-kaca.

Program “Razia Perut Lapar” yang dijalankannya selama ini juga disebut sebagai bentuk penghormatan dan bakti seorang anak kepada ibunya.

Menurutnya, membantu masyarakat yang lapar dan kesulitan menjadi cara sederhana untuk meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan sang ibu semasa hidup.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT