pemkab muba
BeritaKabupaten Sijunjung

Bupati Benny Dwifa Kukuhkan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung Periode 2026-2030

40
×

Bupati Benny Dwifa Kukuhkan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung Periode 2026-2030

Sebarkan artikel ini
Bupati Benny Dwifa Kukuhkan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung Periode 2026-2030
Bupati Benny Dwifa Kukuhkan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung Periode 2026-2030. (f/ist)

Mjnews.id – Bupati Benny Dwifa Yuswir mengukuhkan Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sijunjung periode 2026-2030 di Gedung Pancasila Muaro, Jumat (14/8/2026).

Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sijunjung Nomor 188.45/215/KPTS-BPT-2026 tentang Penetapan Pengurus LPTQ Kabupaten Sijunjung periode 2026-2030.

ADVERTISEMENT

Dalam kepengurusan tersebut, Wakil Bupati Sijunjung H. Iraddatillah dipercaya sebagai Ketua Umum LPTQ Kabupaten Sijunjung.

Sedangkan, Wakil Ketua Umum I, Sekretaris Daerah Kabupaten Sijunjung, Wakil Ketua Umum II, Kepala Kemenag Sijunjung, Wakil Ketua Umum III, Asisten Pemerintahan dan Kesra, dan Ketua Harian H. Asrizal, MA.

Berikut; Ketua I Hidayatullah, Lc,MA, Ketua II Hendri Nurka, S.Sos, M.Si, Ketua III Syukri Rahmad, Lc, MH, Ketua IV, Meri Muliadi, S.Pd. Kemudian, Sekretaris Umum Yoni Hendra, MA, Wakil Sekretaris I Amrizal, S.Ag, MM, Wakil Sekretaris II Andrizal dan Bendahara Indra Yeni, SH.

Dalam arahannya, Bupati Benny menegaskan bahwa keberadaan LPTQ tidak boleh hanya dipandang sebagai organisasi yang bergerak dalam kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) atau kegiatan seremonial semata.

Menurutnya, LPTQ harus menjadi wadah strategis untuk mendorong program nyata dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“Kita ingin LPTQ bukan sekadar organisasi yang berjalan seadanya dan sekadarnya. Tugas kita bukan hanya identik dengan MTQ atau kegiatan seremonial, tetapi bagaimana Al-Qur’an betul-betul dibaca, dipahami dan dibumikan di Kabupaten Sijunjung,” ujar Benny.

Bupati juga mendorong adanya kolaborasi antara LPTQ, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forkopimda serta Pemerintah Daerah untuk menyusun program-program strategis yang mampu meningkatkan pembinaan keagamaan di seluruh wilayah Sijunjung.

Ia mengakui, hasil pelaksanaan MTQ tingkat provinsi sebelumnya menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi Kabupaten Sijunjung. Kondisi tersebut, kata Benny, tidak boleh menjadi alasan untuk menyerah, melainkan harus dijadikan motivasi untuk melakukan pembinaan secara lebih serius dan terarah.

“Memang ini menjadi pelajaran bagi kita. Tetapi kegagalan jangan dijadikan momok. Justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mempersiapkan diri jauh lebih baik,” tegasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT