pemkab muba
BeritaKabupaten SijunjungUNP

Riset Perhutanan Sosial di Sijunjung, Mahasiswa UNP Hasilkan Rekomendasi Pengelolaan Hutan dan Teknologi GIS

40
×

Riset Perhutanan Sosial di Sijunjung, Mahasiswa UNP Hasilkan Rekomendasi Pengelolaan Hutan dan Teknologi GIS

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNP Riset Perhutanan Sosial di Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupten Sijunjung
Mahasiswa UNP Riset Perhutanan Sosial di Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupten Sijunjung. (f/ist)

Wali Nagari Tanjung Bonai Aur, Hendra Basri, A.Md. NL.P., menyampaikan apresiasi atas komitmen mahasiswa Universitas Negeri Padang yang telah melaksanakan penelitian di Nagari Tanjung Bonai Aur.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi mahasiswa yang tidak hanya datang mengambil data, tetapi juga berinteraksi dengan masyarakat, memahami kondisi lapangan, serta mencoba menawarkan solusi berdasarkan hasil penelitian. Semoga hasil riset ini menjadi referensi bagi pemerintah nagari dalam memperkuat kebijakan pengelolaan Hutan Nagari dan tentunya semoga hasil perlombaan yang di ikuti oleh adik adik dari UNP bisa memuaskan,” kata Hendra Basri.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya Ketua Lembaga Pengelola Hutan Nagari (LPHN) Tanjung Bonai Aur menyatakan bahwa penelitian ini memberikan perspektif baru mengenai pentingnya penguatan kelembagaan lokal yang didukung oleh data ilmiah.

“Selama ini masyarakat telah menjaga hutan berdasarkan aturan adat yang diwariskan secara turun-temurun. Kehadiran penelitian ini menjadi pelengkap karena mampu mendokumentasikan kondisi hutan secara lengkap dan menggunakan teknologi GIS. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memperkuat posisi Hutan Nagari Tanjung Bonai Aur sebagai contoh pengelolaan perhutanan sosial yang berhasil dan berkelanjutan,” katanya.

Selama proses penelitian, mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung mengenai bagaimana sistem perhutanan sosial dijalankan di tingkat tapak. Tim mengamati mekanisme perlindungan kawasan, bentuk partisipasi masyarakat, implementasi aturan adat, hingga tantangan yang dihadapi dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya konservasi.

Melalui integrasi data sosial, data ekologis, dan analisis spasial berbasis GIS, penelitian ini menghasilkan rekomendasi strategi penguatan perhutanan sosial yang berorientasi pada keberlanjutan. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah, pemerintah nagari, LPHN, maupun pihak terkait lainnya dalam mendukung perlindungan hutan, penguatan kelembagaan masyarakat, serta optimalisasi fungsi ekologis kawasan sebagai penyimpan cadangan karbon.

Penelitian ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Tim PKM RSH Universitas Negeri Padang terdiri atas Fhazle Maulla Haqani (Ketua), Arif Rahman Putra, Alfirdausy Mayang Lovani,dan Kadariah Sakti, di bawah bimbingan Dr. Lailatur Rahmi, S.Pd., M.Pd.

Melalui penelitian ini, Universitas Negeri Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan riset yang tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pengelola hutan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan perhutanan sosial yang berkelanjutan, adaptif terhadap perubahan lingkungan. (*)

#beritaunp #sdgs

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT