pemkab muba
BeritaKota Sawahlunto

Gelar Pelatihan Agroforestri Kopi, Pemko Sawahlunto Bidik Lahirnya Petani Muda Berwirausaha

12
×

Gelar Pelatihan Agroforestri Kopi, Pemko Sawahlunto Bidik Lahirnya Petani Muda Berwirausaha

Sebarkan artikel ini
Pemko Sawahlunto delar Pelatihan Agroforestri Kopi
Pemko Sawahlunto delar Pelatihan Agroforestri Kopi. (f/pemko)

Mjnews.id – Pemerintah Kota Sawahlunto mendorong pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu produk unggulan daerah sekaligus membuka peluang lahirnya wirausahawan baru dari sektor pertanian.

Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Agroforestri Berbasis Tanaman Kopi yang digelar di Kebun Buah Kandi, Sawahlunto. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sawahlunto.

ADVERTISEMENT

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra, Senin (31/8/2026). Sebanyak 16 peserta mengikuti pelatihan yang berlangsung selama lima hari.

Riyanda mengatakan, pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya petani, agar memiliki keterampilan yang lebih baik dalam mengembangkan usaha berbasis pertanian dan perkebunan.

Ia mengapresiasi dukungan BPVP Padang yang dinilai sejalan dengan agenda Pemerintah Kota Sawahlunto dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus menciptakan entrepreneur baru, terutama dari kalangan generasi muda.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi. Ini menjadi salah satu harapan pemerintah saat ini, bagaimana kita dapat melahirkan entrepreneur baru, terutama pemuda di Kota Sawahlunto. Semoga kegiatan ini menjadi harapan dan semangat baru bagi para petani,” ujar Riyanda.

Menurut dia, pengembangan kopi tidak cukup berhenti pada peningkatan produksi. Komoditas tersebut harus dikelola secara konsisten dan berkelanjutan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih besar serta mampu menjadi identitas baru bagi Sawahlunto.

Riyanda bahkan menargetkan kopi dapat berkembang menjadi salah satu komoditas andalan sekaligus ikon baru Kota Sawahlunto.

“Kami berharap kopi dapat menjadi salah satu andalan dan ikon baru Kota Sawahlunto. Tentunya hal ini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” katanya.

Dapat Bantuan Mesin Pertanian

Dalam kesempatan tersebut, Riyanda juga menyampaikan bahwa Kota Sawahlunto mendapatkan bantuan mesin pertanian dari Direktorat Jenderal Perkebunan.

Bantuan tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung produktivitas sekaligus meringankan pekerjaan petani.

“Kami juga berbahagia karena mendapatkan bantuan mesin pertanian dari Direktorat Jenderal Perkebunan. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat bagi petani di Kota Sawahlunto,” ujar Riyanda.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT