Mjnews.id – Pemerintah Kota Sawahlunto matangkan persiapan pelaksanaan Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSca) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026.
Persiapan kegiatan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra dalam jumpa pers bersama insan media di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Riyanda mengatakan bahwa SISSca 2026 menjadi momentum penting bagi Sawahlunto untuk terus memperkuat posisi songket Silungkang sebagai bagian dari kekayaan budaya dan ekonomi kreatif daerah.
Menurutnya, SISSca tahun ini merupakan kali kelima masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN). Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan kegiatan yang mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata.
“Ini sudah lima kali masuk KEN. Mari kita sama-sama sukseskan karena kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata,” ujar Riyanda.
Ia menyebut sekitar 72 peserta akan ambil bagian dalam karnaval. Peserta tersebut berasal dari sejumlah kategori, antara lain antardesa, kelurahan, OPD, hingga BUMN.
Dukungan Anggaran dan Infrastruktur
Riyanda menjelaskan pembiayaan SISSca 2026 berasal dari sejumlah sumber. Dukungan Kementerian Pariwisata diberikan dalam bentuk panggung dan sejumlah peralatan penunjang kegiatan, bukan dalam bentuk bantuan uang tunai.
Selain itu, terdapat dukungan melalui Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Masrisal sebesar Rp150 juta, serta APBD Kota Sawahlunto sebesar Rp225 juta. Pendanaan juga diperoleh dari bantuan melalui proposal kepada sejumlah pihak.
Rangkaian SISSca 2026 tidak hanya berfokus pada karnaval. Sejumlah agenda pendukung telah disiapkan, di antaranya pameran UMKM, melukis Payung Kote, Sawahlunto Expo, fashion show, pentas seni, serta hiburan musik yang digelar menjelang puncak SISSca.
Wali Kota berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu memberikan dampak lebih luas terhadap promosi budaya, pariwisata, serta produk ekonomi kreatif Sawahlunto.
“Kita berharap melalui SISSca ini songket Silungkang semakin dikenal dan semakin mendunia,” katanya.












