BeritaKabupaten SijunjungKesehatan

Pemkab Sijunjung Evaluasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Puskesmas dan Rumah Sakit

29
×

Pemkab Sijunjung Evaluasi Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi di Puskesmas dan Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir beri sambutan dalam Pertemuan Evaluasi Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Bayi di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir beri sambutan dalam Pertemuan Evaluasi Puskesmas dan Rumah Sakit dalam Pencegahan dan Penanganan Penyebab Utama Kematian Ibu dan Bayi di Balairung Lansek Manih Kantor Bupati. (f/ist)

Penanganan yang cepat dan tepat

Bupati juga meminta Camat, Wali Nagari, Kepala Puskesmas dan Bidan Desa memperkuat koordinasi dalam mendeteksi faktor risiko kehamilan serta memastikan ibu dan bayi memperoleh penanganan yang cepat dan tepat.

“Mari sama-sama kita berikan persembahan terbaik untuk masyarakat Sijunjung. Kita berdoa tidak ada lagi ibu dan anak yang meninggal dunia saat melahirkan karena proses pelayanan kesehatan kita yang tidak baik,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung, Rinny P Yuswir, S.ST menyampaikan kematian ibu dan bayi merupakan salah satu indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan kesehatan dan kualitas pelayanan.

Karena itu, diperlukan deteksi dini faktor risiko, penanganan komplikasi secara cepat dan tepat, serta sistem rujukan yang efektif dan berkesinambungan antara masyarakat, Puskesmas dan rumah sakit.

Pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman mengenai kondisi kematian ibu dan bayi di Sijunjung serta menyusun langkah tindak lanjut dan intervensi yang diperlukan.

Kegiatan diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari OPD terkait, Camat, Puskesmas, organisasi profesi, TP-PKK dan Wali Nagari.

Melalui pertemuan tersebut, Pemkab Sijunjung mendorong terbentuknya komitmen bersama lintas sektor untuk memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, meningkatkan efektivitas sistem rujukan, serta mempercepat upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi.

(tri)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT