ADVERTISEMENT
InfrastrukturPasaman BaratSumatera Barat

Biaya Rp 719 Juta, Masyarakat Kampung II Mahakarya Bangun Jembatan Batang Ampu secara Swadaya

214
×

Biaya Rp 719 Juta, Masyarakat Kampung II Mahakarya Bangun Jembatan Batang Ampu secara Swadaya

Sebarkan artikel ini
Masyarakat Kampung Ii Mahakarya Bangun Jembatan Batang Ampu Secara Swadaya
Masyarakat Kampung II Mahakarya Bangun Jembatan Batang Ampu secara Swadaya. (f/pemkab pasbar)

Mjnews.id – Wakil Bupati Pasaman Barat (Pasbar) Risnawanto memuji Masyarakat Kampung II Mahakarya, Kecamatan Luhak Nan Duo, hebat dan luar biasa. Pasalnya, masyarakat setempat sukses membangun Jembatan Batang Ampu, murni secara mandiri melalui swadaya masyarakat.

Hal itu diungkapkan Wabup Risnawanto saat meresmikan jembatan di Kampung II Mahakarya tersebut, Jumat 2 Februari 2024, didampingi oleh anggota DPRD, Forkopimca dan stakeholder terkait lainnya.

ADVERTISEMENT
Scroll ke bawah untuk lihat konten

Wakil Bupati Risnawanto mengatakan, belum ada masyarakat yang membangun jembatan melalui swadaya masyarakat seperti itu, baik di Provinsi Sumbar maupun di Kabupaten Pasaman Barat.

Baca Juga  O2SN dan GSI tingkat Kabupaten Pasaman Barat Dimulai

“Belum pernah kita dengar di manapun masyarakat dengan swadaya mencapai Rp719 juta lebih untuk membangun jembatan maupun jalan menggunakan kekompakan masyarakat Kampung II Mahakarya dan sekitar sini,” katanya.

Mewakili pemerintah daerah, Dia mengucapkan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah ikut bersama hingga berdiri jembatan sebagai penunjang aktivitas masyarakat.

“Diharapkan masyarakat yang telah menyumbang mendapatkan pahala dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Berkat sumbangan sedikit demi sedikit dari masyarakat di sini, akhirnya bisa membangun jembatan Batang Ampu ini,” katanya.

Baca Juga  Bupati Pasbar Konsultasikan Prasarana dan Sarana Pertanian ke Kementan

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan dari pemerintah tidak bisa dicampur dengan pembangunan swadaya dari masyarakat. Sehingga setelah jembatan tersebut selesai pemerintah fokus ke jalan, sesuai dengan tata cara pengelolaan keuangan pemerintah, baik pusat maupun daerah.

“Pembangunan jalan dari Simpang Bedeng hingga Sasak mencapai Rp12 miliar dianggarkan oleh pemerintah. Namun, untuk melanjutkan pembangunan jembatan ini tidak lagi,” katanya.

(Wid)

Kami Hadir di Google News