pemkab muba
Kemensos

Kemensos Penuhi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Longsor Jayawijaya

7
×

Kemensos Penuhi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Longsor Jayawijaya

Sebarkan artikel ini
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan untuk Warga Terdampak Longsor Jayawijaya
Kemensos Salurkan Bantuan Logistik dan Santunan untuk Warga Terdampak Longsor Jayawijaya. (f/humas kemensos)

Mjnews.id – Kementerian Sosial (Kemensos) berikan respons cepat terhadap bencana tanah longsor yang terjadi di Distrik Walait, Kabupaten Jayawijaya, Papua.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini telah menginstruksikan jajarannya untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi.

ADVERTISEMENT

Tim Kemensos melalui Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) telah menyalurkan berbagai bantuan dan santunan dengan total nilai Rp300.497.605.

“Berdasarkan arahan dari Bu Menteri, kami dari Kemensos telah mengirimkan bantuan yang diperlukan oleh para pengungsi, terutama bantuan logistik yang mereka perlukan selama tinggal di pengungsian seperti foodware, perlengkapan dapur keluarga, family kit, pakaian, makanan siap saji, dan lainnya,” ungkap Plt. Direktur PSKBA Adrianus Alla pada Sabtu, 20 Mei 2023.

Bantuan tersebut disalurkan melalui gudang BBPPKS Jayapura, terdiri dari 15 paket foodware, 15 paket perlengkapan dapur keluarga, 15 paket family kit, 100 paket pembalut wanita, 50 paket pampers anak, 50 lembar selimut, 75 lembar matras, 10 paket velbet, 100 paket sandang dewasa, dan 50 lembar kasur.

Selain itu, terdapat bantuan lainnya seperti 20 set tenda gulung, 15 set tenda keluarga, 50 paket kids ware, 200 paket makanan siap saji, 80 paket makanan anak, dan 200 paket lauk pauk siap saji. Total bantuan kebutuhan pengungsi mencapai Rp234.497.605.

Tim juga memberikan santunan kepada 3 ahli waris korban meninggal dan 6 korban luka, dengan total bantuan santunan sebesar Rp66.000.000.

Hujan deras yang melanda Distrik Walait, Kabupaten Jayawijaya pada 10 Mei lalu menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di lokasi tersebut. Setidaknya 3 jiwa telah kehilangan nyawa dalam kejadian ini, dan 12 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi.

“Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan para pengungsi,” kata Adrianus.

Ia juga mengimbau agar warga, terutama yang tinggal di lokasi yang rentan terhadap bencana, selalu waspada terhadap risiko bencana, terutama saat cuaca buruk.

(***)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *