Kepulauan Riau

Berharap MPP Ada di Bintan, Roby Belajar ke Banyuwangi

264
×

Berharap MPP Ada di Bintan, Roby Belajar ke Banyuwangi

Sebarkan artikel ini
Roby Kurniawan studi ke MPP Banyuwangi
Plt. Bupati Bintan, Roby Kurniawan melakukan studi ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyuwangi, Senin (07/02/2022). (f/kominfo)

Bintan, Mjnews.id – Plt. Bupati Bintan, Roby Kurniawan melakukan studi ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Banyuwangi, Senin (07/02/2022). Kedatangan Plt. Bupati Bintan disambut langsung oleh Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani.
Kunjungan kali ini fokus pada konsep tatanan pelayanan publik yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi. Dalam kunjungannya, Roby Kurniawan tidak sendiri tapi hadir bersama Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan perwakilan Kepala daerah Kabupaten lainnya yang ada di Kepri.
Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah pertama di Indonesia yang memiliki Mal Pelayanan Publik. Uniknya, MPP Banyuwangi menggunakan gedung lama yang lebih dari 7 tahun bekerja dan disulap menjadi pusat pelayanan publik. Mal Pelayanan Publik (MPP) tersebut melayani 199 jenis pelayanan yang terintegrasi dari 23 Instansi Pemerintahan, BUMN maupun Lembaga di Kabupaten Banyuwangi.
Di antara pelayanan yang dimaksud antara lain asistensi layanan perizinan usaha berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission (OSS), administrasi kependudukan, pasport, layanan Kementerian Agama, Layanan Kepolisian, layanan BPJS Kesehatan, layanan BPJS Ketenagakerjaan dan sebagainya.  
Roby langsung meninjau semua aspek pelayanan yang tersedia di Kabupaten Banyuwangi. terletak pada inilah implementasi dari reformasi yang akan memberi kenyamanan serta kemudahan pada masyarakat.
“Sebuah mekanisme yang luar biasa. Pada prinsipnya kita siap belajar dan selalu belajar untuk membenahi semua bentuk pelayanan yang terbaik untuk masyarakat,” kata Roby.
Dalam rangka pengimplementasian di Kabupaten Bintan, Roby menyampaikan akan melalukan kajian mendalam guna efektifitas alur pelayanan ini nantinya.
“Semua ilmu yang di dapat, bisa kita gunakan di bintan melalui kajian dan aspek pendukung nantinya. Guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kita membuka bersama, kabupaten Bintan memiliki wilayah 80 persen lautan dan pulau. Sehingga menjadi referensi nantinya untuk kita dibintan dalam penerapan pelayanan Publik yang lebih baik,” pungkasnya.
(*/isb)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *