Kepulauan Riau

Wakil Presiden dan Gubernur Kepri Tinjau Pertanian Hidroponik Modern di Batam

622
×

Wakil Presiden dan Gubernur Kepri Tinjau Pertanian Hidroponik Modern di Batam

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden RI dan Gubernur Kepri saat meninjau Pusat Pertanian Modern di Batam
Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin dan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat meninjau Pusat Pertanian Modern di Batam. (f/diskominfo)

Mjnews.id – Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Kepulauan Riau dengan meninjau areal pertanian hidroponik modern Batamindo Green Farm di Southlink Tiban, Kota Batam, Rabu (7/6/2023).

Kunjungan Wapres Ma’ruf Amin didampingi Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad, yang sebelumnya juga menyambut kedatangan Wapres dan rombongan di Bandar Udara International Hang Nadim Batam.

ADVERTISEMENT

Wapres Ma’ruf Amin bersama Gubernur Ansar meninjau proses produksi sejumlah komoditas sayur hasil pertanian yang dikembangkan dengan sistem hidroponik modern sehingga menghasilkan produk sayuran berkualitas tinggi dan baik.

Wapres juga berkesempatan melakukan pemanenan sayuran sawi. Selain sawi, di areal seluas kurang lebih 50 hektare tersebut juga ditanami berbagai sayur lainnya seperti kailan, cabe, timun, tomat, selada, bayam dan juga pokcoi.

Wapres Ma’ruf Amin mengaku bangga, karena Indonesia mwlakui pertanian modern yang berada di Kepri bisa melakukan ekspor sayur mayur kualitas tinggi hasil pertanian modern, yang diperuntukan untuk ekspor ke negara tetangga, Singapura.

“Keberadaan Batamindo Green Farm di satu sisi akan bisa mewujudkan ketahanan pangan. Terlebih keberadaan perusahaan ini bisa menghasilkan sayuran segar yang murah dan ramah lingkungan” ujar Wapres.

Sementara itu di sisi lain, sambung Wapres, keberadaan Batamindo Green Farm yang punya nama lain PT. Singapura Segar Sayur Hijau ini juga menambah dan membuka lapangan kerja baru.

Sebagai informasi, di dua lokasi baik di Batam dan juga Cikampek, saat ini ada kurang lebih 534 orang tenaga kerja. Yang terdiri dari bagian panen sebanyak 218 orang, tenaga produksi 188 orang, petani internal 108 orang dan petani binaan 20 orang.

Masih menurut Wapres Ma’ruf Amin, hasil sayuran segar produksi Batamindo Green Farm tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar international semata, tapi juga didistribusikan untuk pasar lokal. Dengan persentase untuk kebutuhan pasar ekspor mencapai 80 persen, dan sisanya 20 persen untuk memenuhi pasar lokal atau domestik.

“Yang lebih membanggakan, Batamindo Green Farm juga memiliki jaringan pasar-pasar modern, baik itu minimarket ataupun supermarket yang tersebar si seluruh Indonesia. Karena seluruh produksi yang dihasilkan dari sini, memang telah siap terserap dan memenuhi berbagai kebutuhan pasar” jelasnya.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *