Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi ibu dan anak. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga upaya penurunan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Margono
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan TJSL PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mochammad Gatut Mukti Wirawan, menegaskan bahwa dukungan terhadap percepatan penurunan stunting merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, di wilayah operasional perusahaan.
“Bagi Agrinas Palma Nusantara, upaya percepatan penurunan stunting bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami berharap program ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Gatut.
Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus mendorong pelaksanaan program TJSL yang tepat sasaran, berbasis kebutuhan masyarakat, dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Sementara itu, Perwakilan dari CRO Riau 3 Kabag Keamanan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Jefridin Tambusai, menyampaikan bahwa pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di Rokan Hulu menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Penanganan stunting memerlukan kolaborasi dan keterlibatan berbagai pihak. Melalui program ini, kami berharap dukungan nutrisi yang diberikan dapat memberikan manfaat langsung bagi ibu dan anak, sekaligus meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak dini.
Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan juga menjadi bagian penting agar upaya pencegahan stunting dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Djoko.
Menurut Jefridin, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan di daerah menjadi penting agar program tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai kesehatan dan pemenuhan gizi keluarga. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu.
Program ini merupakan bagian dari kontribusi TJSL Agrinas Palma Nusantara yang berfokus pada peningkatan gizi, penguatan keluarga, layanan kesehatan, serta pembentukan generasi sehat masa depan. Pelaksanaannya turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan pemangku kepentingan terkait sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di daerah. (*)












