Mjnews.id – Pemerintah Kota Sawahlunto memastikan kontingennya tetap mendaftar dan ambil bagian dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat. Kepastian itu dihasilkan dalam rapat koordinasi teknis persiapan kontingen yang dipimpin Wali Kota Riyanda Putra bersama Ketua KONI Sawahlunto, Jhon Reflita, Senin (28/9/2026).
Rapat tersebut membahas kesiapan kontingen sekaligus menyikapi sejumlah kendala teknis, terutama terkait waktu pelaksanaan Porprov yang berdekatan dengan proses pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
Pemko Sawahlunto sebelumnya telah mengalokasikan dukungan melalui APBD-Perubahan 2026 untuk kebutuhan atlet, pelatih, dan ofisial, termasuk penghargaan atau reward bagi atlet yang meraih prestasi.
Namun, tahapan pencairan anggaran dan jadwal pelaksanaan Porprov membuat sejumlah kebutuhan teknis serta pembiayaan harus disesuaikan dengan mekanisme dan regulasi pengelolaan keuangan daerah.
Rapat yang dihadiri jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, KONI, serta perwakilan pengurus cabang olahraga tersebut membahas langkah yang dapat ditempuh agar persiapan dan keikutsertaan kontingen tetap berjalan tanpa mengabaikan ketentuan penganggaran.
Hasil rakornis menyepakati kontingen Sawahlunto tetap mendaftar dan mengikuti Porprov XVI Sumatera Barat. Sementara itu, pelaksanaan dan pembiayaan sejumlah kebutuhan akan disesuaikan dengan tahapan pencairan, regulasi anggaran, serta kesepakatan bersama antara pihak terkait.
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menegaskan, dinamika yang muncul dalam persiapan Porprov harus disikapi melalui koordinasi dan musyawarah.
Menurutnya, komunikasi antara Pemko, KONI, pengurus cabang olahraga, serta perangkat daerah terkait menjadi kunci untuk mencari solusi atas berbagai kebutuhan yang muncul selama persiapan.
“Kita hadapi setiap dinamika dengan musyawarah dan kebersamaan. Yang terpenting, dukungan terhadap atlet, pelatih, dan ofisial tetap berjalan dengan baik dan seluruh prosesnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Riyanda.
Dengan keputusan tersebut, Sawahlunto tetap mempersiapkan kontingennya untuk berlaga di Porprov XVI Sumbar, sembari menyesuaikan kebutuhan teknis dan pembiayaan dengan kemampuan keuangan daerah serta ketentuan administrasi yang berlaku.
(Uni)












