Dampak tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan event olahraga berskala besar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar kompetisi. Pergerakan pengunjung membuka kesempatan bagi usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus memperoleh tambahan pendapatan.
Di lintasan, persaingan berlangsung ketat. Pembalap Alfi Husni menjadi salah satu sorotan setelah mencatatkan waktu kualifikasi 1 menit 19 detik dan meraih posisi pole.
Pada kelas bergengsi Bebek 2-Tak 125 cc Open, podium pertama diraih Rendi Oding dari tim As Tuan Muda Koizumi Rcb Rbt34 Fuboru Nhk Chans Ra asal Sulawesi Tengah. Posisi kedua ditempati Renggi Lukmana dari Diosi 999 Privater Racing Team asal Sumatera Barat, disusul Aqsal Ilham Safatullah dari Team Dam’s X Putra Japa Cv. Kpu Sarina Agro Malda Adt 23 asal Jawa Tengah di posisi ketiga. Daniel Damar dari ASP RPTJ 2014 asal Sumatera Barat menempati posisi keempat, sementara Eki Puseng dari Dubai27 Family Racing Team asal Jambi berada di posisi kelima.
Penyerahan trofi dilakukan oleh H. Ardiansyah bersama perwakilan Forkopimda dan panitia pelaksana. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar, sekaligus memperlihatkan potensi Skyland International Circuit sebagai salah satu fasilitas olahraga otomotif yang dapat mendukung penyelenggaraan kejuaraan dan kegiatan pariwisata di Muba.
Melalui Sumatra Cup Prix 2026, Musi Banyuasin mempertemukan tiga kekuatan dalam satu panggung: olahraga otomotif, pelestarian seni budaya, dan pergerakan ekonomi masyarakat. Deru mesin di Skyland pun menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Muba lebih luas, sekaligus membuka peluang bagi potensi lokal untuk terus berkembang.
Muba PACAK! Otomotif mendunia, seni budaya terjaga, ekonomi daerah bergerak.
(Mira)






