“Jadi pembangunan jalan itu adalah kewenangan pihak eksekutif atau pemerintah, apalagi jalan penghubung antara Bulungan dan Tana kuning merupakan jalan kabupaten maupun provinsi,” kata Hasan Basri.
“Namun kita tidak akan tinggal diam, kami akan bersama-sama pemda setempat untuk memperjuangkan kelayakan Jalan menuju Tana Kuning ini,” lanjutnya.
Hasan Basri menilai permasalahan sarana prasarana merupakan permasalahan yang ada di daerah mana pun. Terkait dengan hal ini, pihaknya akan menindaklanjuti dan mendesak kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah khususnya kementerian terkait untuk memperhatikan permasalahan ini.
Masyarakat juga menyampaikan tentang pembebasan lahan yang dinilai tidak adil, dimana harga belum sesuai dengan harapan masyarakat.
Menanggapi aspirasi yang disampaikan oleh Masyarakat, pihaknya (Hasan Basri) akan menindaklanjuti dan membicarakan hal ini dengan semua stakeholder terkait.












