Petugas keamanan UNP, Bayu, menjelaskan bahwa sejak awal UTBK, seluruh personel sudah dibekali arahan untuk memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan peserta. “Sudah ada briefing dari pimpinan, semua pelayanan dipastikan maksimal supaya peserta bisa ujian dengan lancar,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Layanan Kesehatan UNP, dr. Lily Yanwar menyatakan kesiapan tim medis untuk menangani berbagai kejadian mendadak. “Kami berusaha agar masalah kesehatan, seperti mual, muntah, kecelakaan ringan, tidak menghalangi peserta untuk tetap ikut ujian,” katanya.
dr. Lily juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan UTBK tahun ini, sudah ada lima kasus peserta yang mengalami gangguan kesehatan, seperti mual, muntah, dan sakit kepala. Semua peserta tersebut dapat tetap mengikuti ujian berkat pelayanan cepat dari tim kesehatan.
Layanan Antar Lokasi Ujian Gratis
UNP juga kembali menyediakan layanan antar lokasi ujian secara gratis bagi peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2025.
Layanan yang bisa dinikmati semua peserta tanpa terkecuali, terutama bagi mereka yang kesulitan menemukan lokasi ujian itu merupakan bentuk kepedulian dan komitmen UNP dalam memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi peserta, terutama yang baru pertama kali datang ke Padang dan belum mengenal lokasi ujian.
Teknis pelaksanaannya cukup sederhana. Peserta yang merasa bingung atau tidak tahu lokasi ujian dapat melapor ke pos pusat informasi di gerbang utama kampus. Setelah itu, mereka akan diarahkan untuk mengikuti panitia baik yang berjalan kaki maupun yang menggunakan sepeda motor menuju lokasi ujian masing-masing. Tak hanya itu, layanan ini juga sangat membantu peserta yang hampir terlambat bisa datang tepat waktu ke ruangan masing-masing
“Kita tidak tahu dari mana asal peserta. Bisa jadi ini pengalaman pertama mereka ke Padang, jadi kita bantu dengan mengantar langsung ke lokasi ujian secara gratis,” ujar Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNP, Dr. Asep Sujana Wahyuri, S.Si., M.Pd, saat ditemui Humas UNP, Sabtu (26/4/2025).
Dr. Asep juga menuturkan bahwa pihaknya menemukan sejumlah peserta yang salah lokasi ujian saat hari pelaksanaan. “Ada yang seharusnya ujian di lokasi PPG, tapi justru datang ke Fakultas Bahasa dan Seni (FBS). Padahal jaraknya sekitar dua kilometer. Layanan ini penting agar mereka tidak terlambat atau bingung,” jelasnya.
Layanan ini tersedia setiap hari selama UTBK berlangsung dari 23 – 30 April, mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB. UNP juga mengerahkan mahasiswa dari berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai relawan. Para mahasiswa ini tidak hanya bertugas membantu pengantaran, tetapi juga memperkenalkan kegiatan kemahasiswaan di UNP kepada peserta.
“Ini juga jadi ajang promosi kampus. Relawan dari UKM bisa berbagi informasi mengenai kegiatan kemahasiswaan yang ada di UNP,” kata Dr. Asep.
(*/hms)
