AdvKabupaten AgamPendidikan

Pemulihan Sarana Pendidikan Agam Terus Dikebut, Revitalisasi SDN 32 Muaro Putuih Capai 92,64 Persen

19
×

Pemulihan Sarana Pendidikan Agam Terus Dikebut, Revitalisasi SDN 32 Muaro Putuih Capai 92,64 Persen

Sebarkan artikel ini
SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam
SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. (f/ist)

Mjnews.id – Pemulihan sarana pendidikan di Kabupaten Agam terus dikebut. Salah satunya melalui program revitalisasi sekolah yang terdampak bencana maupun mengalami kerusakan fasilitas.

Hingga pekan lalu, progres revitalisasi SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara, telah mencapai 92,64 persen.

ADVERTISEMENT

Revitalisasi tersebut meliputi perbaikan enam ruang kelas sekaligus penataan lingkungan sekolah. Pekerjaan itu didukung anggaran sebesar Rp652.067.262 melalui program bantuan pemerintah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kepala SDN 32 Muaro Putuih, Afriana Juita, mengatakan pekerjaan revitalisasi kini memasuki tahap akhir. Sejumlah bagian sekolah masih dalam proses penyelesaian sebelum nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Revitalisasi SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara

“Alhamdulillah, progres revitalisasi sudah mencapai 92,64 persen pekan lalu. Tinggal finishing beberapa bagian dan mudah-mudahan segera selesai,” katanya.

Program revitalisasi juga mencakup sejumlah sekolah lain di Kabupaten Agam. Dua sekolah bahkan telah menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan progres 100 persen, yakni SDN 19 Koto Tinggi, Kecamatan Tanjung Raya, dan SDN 19 Pasir Tinggi, Kecamatan Ampek Nagari.

Secara keseluruhan, dukungan anggaran untuk revitalisasi sekolah di Kabupaten Agam mencapai Rp33,11 miliar. Anggaran tersebut terdiri dari bantuan Kemendikdasmen sebesar Rp26,55 miliar dan dana Transfer ke Daerah (TKD) melalui APBD sebesar Rp6,56 miliar.

Revitalisasi SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam, Andri, ST., MT., mengatakan pembenahan sarana pendidikan tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurutnya, lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan layak dapat membantu guru maupun peserta didik dalam melaksanakan proses belajar mengajar secara optimal.

Sementara itu, Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM., Dt. Tan Batuah, menegaskan penyediaan fasilitas pendidikan yang layak merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Revitalisasi SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara

“Mutu pendidikan harus dibangun secara menyeluruh, mulai dari kualitas guru, proses pembelajaran hingga tersedianya lingkungan dan fasilitas pendidikan yang mendukung,” ujarnya.

Apresiasi terhadap program tersebut juga disampaikan Wali Nagari Tiku V Jorong, Mardios, SH., dan Ketua Komite SDN 32 Muaro Putuih, Amsirman, S.Pd., Dt. Nan Kodo Rajo.

Mereka menilai perbaikan fasilitas sekolah memberikan manfaat langsung bagi aktivitas pendidikan dan berharap sarana yang telah diperbaiki dapat dijaga serta dirawat secara bersama-sama.

Revitalisasi SD Negeri 32 Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara

Pemerintah Kabupaten Agam mendorong seluruh pekerjaan revitalisasi yang masih berlangsung agar dapat segera dituntaskan dan dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

Pembenahan fisik tersebut diharapkan menjadi bagian dari pemulihan pendidikan pascabencana sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi guru dan peserta didik di Kabupaten Agam.

(*/adv)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT