PLN

PLN bersama TANESCO Perkuat Sinergi Pengembangan Geothermal di Tanzania

99
×

PLN bersama TANESCO Perkuat Sinergi Pengembangan Geothermal di Tanzania

Sebarkan artikel ini
Suasana Pertemuan Antara Pln Dan Tanesco Di Jakarta
Suasana pertemuan antara PLN dan TANESCO di Jakarta. (f/pln)

Mjnews.id – PT PLN (Persero) dan Tanzania Electric Supply Co Ltd (TANESCO), sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) asal Tanzania, Afrika Timur, memperkuat sinergi dalam kerja sama di bidang ketenagalistrikan dan energi terbarukan di Afrika.

Pada kunjungan TANESCO ke Kantor Pusat PLN, Jumat 26 Januari 2024, mereka memperluas kerja sama, terutama dalam sektor Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) atau Geothermal, sebagai tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama kedua negara pada Agustus 2023.

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

Dikutip dari siaran pers PLN pada Selasa 30 Januari 2024, Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menyatakan bahwa PLN dan TANESCO telah menyepakati beberapa kerja sama sebelumnya untuk meningkatkan kualitas sektor ketenagalistrikan dengan mengambil inspirasi dari keberhasilan PLN yang dapat direplikasi di Tanzania.

Sebagai wujud kerja sama ini, pada Agustus 2023 lalu PLN dan TANESCO telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) yang disaksikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Dar es salaam, Tanzania.

Kerja sama ini juga merupakan bagian dari ekspansi bisnis PLN di tingkat global.

Darmawan menjabarkan, ada empat ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati antara PLN dan TANESCO. Pertama, dukungan digitalisasi sesuai dengan kebutuhan di TANESCO, seperti digitalisasi pembangkitan, digitalisasi distribusi, dan penggunaan Super App yang mengadopsi penerapan PLN Mobile.

Kedua, pengembangan utilitas core business di TANESCO yang mencakup Maintenance, Repair, and Operation (MRO) dan Kolaborasi co-investment.

Ketiga, pengembangan utilitas non-core business di TANESCO seperti Power Quality Solutions dan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan.

Keempat, penyediaan Capacity Building dan pertukaran komprehensif melalui internship pegawai TANESCO ke PLN pada transformasi digital PLN dan sektor core business ketenagalistrikan.

Darmawan menekankan pentingnya kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam mendukung TANESCO mencapai target produksi 10.000 MW di tahun 2025 dan pengembangan PLTP sebagai base load.

Selama pertemuan, juga dibahas investasi business to business untuk menjajaki potensi kerja sama, terutama dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga panas bumi.

Managing Director TANESCO, Boniface Gissima Nyamo-Hanga, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) di Tanzania.

“Kami merupakan negara yang sedang pesat dalam berkembang saat ini. Di satu sisi kami tahu bahwa kami punya potensi pengembangan energi bersih namun masih minim dalam pengembangan teknologi. Kami melihat PLN merupakan mitra yang sangat baik untuk mengembangkan teknologi terutama dalam transformasi digital dan pengembangan energi baru terbarukan,” pungkas Boniface.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam mengembangkan sektor ketenagalistrikan dan mendukung target pengembangan energi bersih di Afrika.

(*)

Kami Hadir di Google News