Kabupaten AgamInfrastrukturSumatera Barat

Dinas PUTR Agam Usulkan Dana Inpres untuk Perbaikan Beberapa Poros Jalan

199
×

Dinas PUTR Agam Usulkan Dana Inpres untuk Perbaikan Beberapa Poros Jalan

Sebarkan artikel ini
Pembangunan Jembatan Batang Kurambik
Pembangunan jembatan Batang Kurambik. (f/kominfo)

Mjnews.id – Pelaksanaan pembangunan baik fisik berupa pembangunan jalan, jembatan dan lainnya maupun non fisik di Kabupaten Agam selalu jadi prioritas untuk peningkatan pelayanan dan perekonomian masyarakat.

“Pembangunan fisik yaitu pembangunan jalan, jembatan dan lainnya juga dioptimalkan walaupun ketersediaan anggaran terbatas dalam pelaksanaannya,” kata Kepala Dinas PUTR Agam, Ofrizon, ST via whattApps, Rabu (12/7/2023).

Banner Pemkab Muba Idul Fitri 1445 H

“Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas PUTR selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi seperti pembangunan Jembatan Batang Kurambiak Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya yang merupakan jalan Provinsi dan dengan Pemerintah Pusat dalam mengatasi persoalan akses jalan yang dibutuhkan masyarakat baik itu dalam perbaikan maupun pembukaan jalan baru yang dikerjasamakan dengan TNI dengan program TMMN yang saat ini sedang berlangsung di Nagari Simarasok Kecamatan Baso,” terangnya

“Jembatan Batang Kurambiak yang selama 2 tahun terakhir mengalami kerusakan yang ada di poros jalan provinsi Simpang Gudang – Padang Lua dalam 2 atau 3 bulan ke depan akan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Ofrizon juga menyampaikan untuk nagari lain di kecamatan berbeda juga tetap menjadi perhatian Pemerintah daerah baik untuk mengatasi jalan rusak atau rehabilitasi sarana umum lainnya.

“Beberapa poros Jalan di beberapa nagari yaitu Bawan Tuo – Padang Bio-Bio sepanjang 2,1 KM dengan dana 4,4 Milyar, Nagari Gasan Kaciak – Cacang Randah menelan anggaran sebesar Rp6,6 miliar dengan panjang 4.0 KM.

Untuk dana 12,9 KM diusulkan untuk poros simpang Koto Alam Pasa Batu Kambiang Rp13,6 miliar. Sementara Simpang Rambai – Koto Tinggi sepanjang 7,2 KM diusulkan dana Rp7,01 miliar dan yang terakhir jalan Labuah Sampik – Sei Rangeh 1 KM diusulkan anggaran Rp1,2 miliar.

“Usulan ini kita sampaikan ke Pemerintah Pusat melalui Dana Inpres 2023. Mudah-mudahan disetujui sehingga dalam tahun 2023 ini bisa kita realisasikan dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” tutupnya.

(jef)

Kami Hadir di Google News