BeritaBudayaKabupaten Dharmasraya

Hadiri Alek Nagari Tebing Tinggi, Bupati Dharmasraya Tegaskan Komitmen Pelestarian Adat dan Budaya

198
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani hadiri Alek Nagari Tebing Tinggi
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani hadiri Alek Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung. (f/ist)

Ia menambahkan, komitmen pelestarian adat dan budaya tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah daerah semata, melainkan membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Annisa juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menyukseskan rangkaian Alek Nagari yang berlangsung sejak 24 hingga 28 April 2026.

ADVERTISEMENT

“Alek Nagari ini adalah bukti bahwa adat masih hidup di tengah masyarakat. Semoga semangat ini terus terjaga untuk Dharmasraya yang lebih sejahtera dan merata,” tutupnya.

Alek Nagari Tebing Tinggi agenda tahunan

Sementara itu, mewakili tuan rumah Rumah Panjang, Joni Arpan Dt Bandaro Labiah menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Annisa di tengah kesibukannya menjalankan roda pemerintahan. Menurutnya, kehadiran kepala daerah menjadi kehormatan tersendiri bagi masyarakat Nagari Tebing Tinggi.

Ia menjelaskan bahwa Alek Nagari merupakan agenda tahunan yang telah dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya serta ajang mempererat silaturahmi antar unsur masyarakat.

“Ini adalah ajang silaturahmi antara datuak, niniak mamak, bundo kanduang, cucu kemenakan, alim ulama, cadiak pandai, urang sumando, dan sumandan. Rangkaiannya sudah dimulai sejak Idul Fitri lalu,” ujarnya.

Menurut Joni Arpan, tradisi masyarakat dimulai sejak Hari Raya Idul Fitri dengan saling mengunjungi dalam hubungan kekerabatan adat, seperti anak mengunjungi ibu, kamanakan mengunjungi mamak, serta urang sumando mengunjungi mamak rumah.

“Tradisi kami saling mengunjungi di saat Idul Fitri, anak mengunjungi ibu, kamanakan mengunjungi mamak, sumando mengunjungi mamak rumah. Dan saat ini adalah puncak acara, di mana seluruh cucu kemenakan masyarakat Nagari Tebing Tinggi bersilaturahmi dengan urang gadang nan baduo dan niniak mamak nan salapan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun dan diharapkan ke depan dapat menjadi agenda resmi daerah.

Joni Arpan turut menyampaikan terima kasih atas kontribusi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sebesar Rp50 juta untuk mendukung pelestarian adat dan budaya yang disalurkan melalui pemerintah nagari setempat.

Selain silaturahmi adat, rangkaian Alek Nagari juga diisi dengan berbagai kegiatan dan perlombaan, turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya silek sonsong, lomba canang antar suku, lomba pidato adat tingkat SD, lomba majapuik tando, serta lomba marandang yang semuanya bertujuan memperkuat kecintaan masyarakat terhadap adat dan budaya Minangkabau.

(*)

Exit mobile version