BeritaKabupaten Solok

Kabupaten Solok Bersiap Deklarasikan ODF 100 Persen dan Stop BABS

48
Rapat Pleno Persiapan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Gedung Pertemuan Solok Nan Indah,
Rapat Pleno Persiapan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Gedung Pertemuan Solok Nan Indah, Kabupaten Solok. (f/pemkab)

Mjnews.id – Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Medison, membuka Rapat Pleno Persiapan Deklarasi ODF (Open Defecation Free) Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Gedung Pertemuan Solok Nan Indah, Jum’at 6 September 2024.

Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri mengatakan satu tahun lalu kita berupaya melaksanakan kegiatan ini dengan baik secara rutin, alhamdulilah sudah kita selesaikan 74 Nagari se Kabupaten Solok dan Insya Allah akan kita deklarasikan pada hari ini.

ADVERTISEMENT

Dikatakan Zulhendri, Tim Verifikasi Provinsi Sumbar sudah ikut berpartisipasi pada kegiatan kita ini guna memutus rantai penyakit yang tertular bakteri limbah dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat Rosmadeli, menyampaikan
Kami sudah melaksanakan proses dengan terjun ke lapisan masyarakat, dan bagaimana seluruh masyarakat Kabupaten Solok tidak ada lagi yang membuang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

“Proses untuk sampai pada titik ini tidak lah mudah, dan banyak proses lainnya yang telah kita lewati bersama agar mencapai tujuan ODF 100 persen dan Stop BABS ini,” kata dia.

Bupati Solok Diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab Solok Medison, mengatakan hari ini adalah momen yang sangat penting dan bersejarah, baik itu dari keterangan Kadis Kesehatan Kabupaten Solok dari Kadis Kesehatan Provinsi beserta tim verifikasi ODF, kami mewakili pimpinan merasa bangga dan besyukur atas kerja keras yang telah dilaksanakan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim Dinas Kesehatan Kab Solok dan Tim dari Propinsi Sumbar yang telah bergerak penuh agar deklarasi ODF terlaksana pada hari ini,” ujar Medison.

Di Kabupaten Solok tidak hanya mengutamakan pelayanan standar saja karena tidak bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara lengkap, maka dari itu juga harus meningkatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat, yang salah satunya kita laksanakan ini, Deklarasi ODF / Stop BABS di Kab Solok.

“Kami mewakili Bupati Solok menumpangkan harapan penuh kepada seluruh Puskesmas di Kab Solok, karena layanan kesehatan untuk masyarakat terletak di pundak bapak dan ibu yang ada di Puskesmas,” ujarnya.

Medison mengajak Mari bersama menjadikan momen deklarasi hari ini menjadi komitmen dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Nagari serta Puskesmas guna mewujudkan Stop BABS di Kabupaten Solok.

“Kami meminta kepada OPD atau dinas terkait agar menindaklanjuti kegiatan ini dengan baik dan maksimal,” tutup Medison.

(sis)

Exit mobile version