BeritaKabupaten Solok

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kawasan Arosuka, Ujian Penanganan Bencana bagi Pemkab Solok

20
×

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Kawasan Arosuka, Ujian Penanganan Bencana bagi Pemkab Solok

Sebarkan artikel ini
Galodo di Kawasan Arosuka
Galodo di Kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. (f/dpmn)

Ribuan Tenaga dan Alat Berat Dikerahkan

Penanganan di lapangan melibatkan berbagai unsur. TNI, Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah dan relawan bersama-sama melakukan pencarian, evakuasi, pembersihan serta pemulihan fasilitas masyarakat.

Sejumlah alat berat juga dikerahkan untuk mempercepat proses pembersihan material lumpur, batu dan kayu. Dukungan datang antara lain dari BNPB, BPBPK, BPJN, BWSS V, Dinas PUPR, TNI serta pihak lainnya.

ADVERTISEMENT

Pembersihan tidak hanya dilakukan di kawasan permukiman dan perkantoran, tetapi juga menyasar fasilitas umum dan aliran sungai yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi ancaman bencana susulan.

Masjid Kayu Aro, salah satu fasilitas umum yang terdampak, telah dibersihkan dan kembali dapat digunakan masyarakat.

Dari Tanggap Darurat Menuju Pemulihan

Penanganan Arosuka kini memasuki tahapan yang lebih panjang. Pembersihan material bukan akhir dari penanganan, karena pemerintah masih menghadapi pekerjaan rehabilitasi, rekonstruksi dan mitigasi.

Badan Geologi Kementerian ESDM pada 5 Oktober mendorong pembangunan sistem peringatan dini terpadu serta sabo dam untuk mengurangi risiko banjir bandang di kawasan tersebut.

Badan Geologi juga merekomendasikan evaluasi menyeluruh terhadap kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Jika hasil kajian menunjukkan kompleks perkantoran berada pada jalur aliran utama atau zona pengendapan material, relokasi secara bertahap ke lokasi yang lebih aman menjadi salah satu rekomendasi mitigasi jangka menengah dan panjang.

Pemerintah Terima Dukungan Logistik

Dalam penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Solok juga mendapat dukungan logistik dari BNPB melalui UPT BNPB di Kota Padang.

Dukungan awal tersebut berupa 100 kilogram beras, 50 paket sembako, lima dus minyak goreng, 10 dus sarden, sekitar 100 lembar selimut dan 20 dus air mineral.

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT