BeritaKota Bukittinggi

Kementerian UMKM Laksanakan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kota Bukittinggi

23
×

Kementerian UMKM Laksanakan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kota Bukittinggi

Sebarkan artikel ini
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kota Bukittinggi
Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro di Kota Bukittinggi. (f/pemko)

Mjnews.id – ‎Kota Bukittinggi menjadi tuan rumah dalam Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro, diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, berlangsung di rumah dinas Walikota, Jumat 9 Oktober 2026.

‎Plt. Deputi Bidang Usaha Mikro, Reghi Perdana, menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh 800 pelaku UMKM. Para peserta mengikuti serangkaian kegiatan yang interaktif, edukatif, dan solutif, mulai dari layanan fasilitasi, talkshow edukatif, penyerahan simbolis timbangan serta sertifikat UMKM, hingga pameran produk yang menampilkan hasil-hasil terbaik dan unggulan dari Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

‎Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi atas ditunjuknya Bukittinggi sebagai tuan rumah dalam kegiatan Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro serta perhatian dari kementerian UMKM yang sangat luar biasa kepada Sumatera Barat.

‎”Atas nama pemerintah dan masyarakat kota Bukittinggi mengucapkan terimakasih kepada Kementerian UMKM atas perhatiannya. Karena ini merupakan program presiden bagaimana pun UMKM itu harus bergerak, serta sasarannya juga daerah-daerah yang terkena bencana. Serta tidak menjadi alasan bagi kita untuk menggerakkan ekonomi di Sumatera Barat ini termasuk di Bukittinggi. Oleh karena itu, tentu pola-pola dan cara yang harus kita lakukan untuk kiranya memajukan UMKM Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi,” jelasnya.

‎Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan melalui Festival Kemudahan Perlindungan UMKM ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkolaborasi erat dengan Kementerian UMKM, Balai POM, Kementerian Agama, dan kemudian Kanwil Kemenkumham yang menghadirkan layanan terpadu di antaranya adalah formalisasi usaha yaitu kemudahan NIB.

‎”Kita ingin memastikan usaha mikro tidak lagi dianggap informal. Oleh karena itu  perlu segera untuk mengurus NIB ini. Karena NIB KTP-nya usaha, sehingga ini menjadi pintu dalam memajukan UMKM kita. Serta mendorong untuk perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan pembiayaan murah. Kita memfasilitasi pendaftaran merek dagang agar karya-karya kreatif UMKM tidak diklaim pihak lain,” jelasnya.

‎Sementara itu, Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza, menyampaikan, Kementerian UMKM memperkuat komitmen dalam mendorong UMKM naik kelas sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah tidak hanya mendorong semangat berdagang, tetapi menyediakan fasilitas permodalan, perizinan, sertifikasi gratis, hingga pembukaan akses pasar.

‎”Bukittinggi ditunjuk dalam kegiatan ini karena Bukittinggi mempunyai posisi strategis di bidang pariwisata dan perdagangan unggulan. Kementerian UMKM mendorong sejumlah program strategis untuk membangun ekosistem pengembangan UMKM dan kewirausahaan yang lebih kuat,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, melalui festival kemudahan dan perlindungan usaha mikro pelaku UMKM bisa mendapatkan dukungan berupa akses permodalan, perizinan, sertifikasi gratis, hingga pembukaan akses pasar.

‎”Melalui Peluncuran Program SAPA UMKM yaitu Platform digital yang dirancang untuk mendata pelaku UMKM berdasarkan wilayah dan kebutuhan spesifik mereka. Platform ini memudahkan pengurusan NIB, sertifikasi halal, dan menghubungkan UMKM dengan lembaga pembiayaan bank maupun non-bank,” jelasnya.

(Aii)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT