pemkab muba
BeritaBawasluKota Payakumbuh

Bawaslu Payakumbuh Gandeng Petani, Kelompok Tani dan Komunitas Tangkis Isu Negatif Pilkada

696
×

Bawaslu Payakumbuh Gandeng Petani, Kelompok Tani dan Komunitas Tangkis Isu Negatif Pilkada

Sebarkan artikel ini
Bawaslu Kota Payakumbuh gelar rapat partisipatif terkait isu-isu negatif pada Pemilihan Kepala Daerah
Bawaslu Kota Payakumbuh gelar rapat partisipatif terkait isu-isu negatif pada Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024. (f/ist)

Mjnews.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh gelar rapat partisipatif terkait isu-isu negatif pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Kota Payakumbuh tahun 2024, bertempat di Hotel Mangkuto Syariah Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, Kamis 11 Oktober 2024.

Rapat partisipatif ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat serta mengajak masyarakat untuk peka dan menekan segala bentuk isu-isu negatif di tengah masyarakat guna menciptakan Pilkada yang bermutu.

ADVERTISEMENT

Bawaslu Kota Payakumbuh dalam kegiatannya kali ini gandeng petani, kelompok tani, kelompok wanita tani (KWT) dan berbagai Komunitas untuk ikut dalam Rapat Pengawasan Partisipatif Isu-Isu Negatif pada Pemilihan Kepala Daerah, Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Payakumbuh tahun 2024 yang akan digelar 27 November nanti.

Selain dihadiri oleh Ketua dan Komisioner Bawaslu Kota Payakumbuh, rapat pengawasan itu juga dihadiri anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, M. Khadafi.

Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh, Aan Muharman dalam sambutannya mengatakan bahwa Bawaslu sangat serius menangani isu- isu negatif dalam pemilu kepala daerah kali ini, maka melalui kegiatan ini kami berupaya membuat kolaborasi dan kerja sama kepada semua unsur lapisan masyarakat dan kami akan meningkatkan pengawasan khususnya terhadap info hoaks.

”Rapat Pengawasan dengan melibatkan banyak pihak, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani serta Komunitas Hobby ini tentu kita harapkan bisa memperkuat Kolaborasi dalam upaya pencegahan terjadinya pelanggaran,” tambahnya.

Aan Muharman juga berharap, kegiatan ini bisa memperkuat kolaborasi dalam upaya pencegahan terjadinya pelanggaran, serta sebagai bentuk pencegahan, kita terus melakukan pencegahan terhadap kampanye yang dilakukan Paslon tanpa mengantongi STTP, Jumlahnya hampir 10.

(Yud)

Baca berita Mjnews.id lainnya di Google News

ADVERTISEMENT