Sementara sebelumnya, Dalam laporannya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menyampaikan bahwa kegiatan peningkatan ketahanan pangan keluarga merupakan program rutin tahunan yang tidak hanya menyasar aspek pangan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.
“Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, mengurangi angka kemiskinan, menekan prevalensi stunting dan risiko stunting, mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan, serta meningkatkan skor ketersediaan Pola Pangan Harapan (PPH),” jelasnya.
Pada tahun 2025 ini, pelatihan budidaya jamur tiram diikuti oleh 30 kepala keluarga, yang masing-masing menerima bantuan 150 batlog jamur siap panen, dengan total keseluruhan sebanyak 4.500 batlog jamur.
“Diharapkan setelah pelatihan ini, peserta dapat langsung membudidayakan jamur tiram di rumah.Hasil panen pertama sebaiknya dikonsumsi sendiri untuk mendukung perbaikan gizi keluarga,”pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Plt.Asisten II Wal Asri , Camat Payakumbuh Utara, Lurah Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Lurah Tigo Koto Diate, serta jajaran dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh.
(*/yud)












